Pelaku Dihantui Arwah Korban di Subang, Pulang Langsung Ditangkap

Adi Setyawan ditangkap polisi. Foto M Hariyanto/Radar Semarang

POJOKSATU.id, SEMARANG – Pelaku pembunuhan di Semarang Jawa Tengah, Ady Setyawan (23) ditangkap polisi setelah sempat menjadi buron selama beberapa hari.


Warga Kuningan, Kecamatan Semarang Utara itu diringkus di depan kawasan Stasiun Poncol Semarang Selasa malam (14/9/2021).

Sebelum ditangkap, Adi Setyawan sempat kabur ke Subang Jawa Barat. Selama di Subang, Adi Setyawan dihantui arwah korban.

BACA: Dihantui Arwah Korban di Subang, Pelaku Adi Setyawan Akhirnya Pulang


Adi Setyawan akhirnya meninggalkan Subang. Adi kembali ke Jawa Tengah. Ia bersembunyi di daerah Pekalongan.

Adi kemudian kembali ke Semarang. Saat itulah, tersangka pembunuhan di Semarang ini ditangkap polisi.

Wakapolrestabes Semarang AKBP Iga Dwi Perbawa Nugraha mengatakan, penangkapan tersangka merupakan hasil pengembangan, penyelidikan, dan penyidikan terhadap penangkapan dua pelaku sebelumnya.

Dua pelaku itu yakni M Haidar Muliyantono (22), warga Kampung Tlumpahan, Kecamatan Semarang Utara dan Adi Pratama (27) warga Kampung Petelan, Kecamatan Semarang Timur.

Ketiga pelaku ini melakukan pembunuhan di depan Balai Kota Semarang pada Minggu (5/9/2021) sekitar pukul 04.00. Kini, ketiganya telah mendekam di tahanan Mapolresta Semarang.

Kronologi Pembunuhan di Semarang

Iga Dwi membeberkan kronologi pembunuhan di Semarang yang dilakukan oleh pelaku Adi Setyawan cs.

Ia mengungkapkan modus pelaku melancarkan aksi mereka. Pelaku sudah mengincar korban Sayyid Bintang Caesar (20) dan temannya Slamet Riyadi (19) saat sedang makan.

Sayyid Bintang merupakan warga Jalan Rorojonggrang Timur XIV RT 01 RW 06 Kelurahan Manyaran, Semarang Barat. Sedangkan Slamet Riyadi, warga Mayangsari RT 11 RW 02 Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.

Setelah korban selesai makan dan meninggalkan lokasi, para pelaku membuntuti dari belakang.

Kedua korban yang merasa diikuti, berusaha mempercepat laju motornya ke Jalan Pemuda dengan maksud ke lokasi yang ramai.

Namun tiga orang pelaku ini masih mengejar korban yang naik motor berboncengan.

Sesampainya di depan kantor Balai Kota Semarang, salah satu pelaku memepet kendaraan korban dan langsung menendang hingga kedua korban terjatuh.

Korban Sayyid jatuh tersungkur membentur aspal, hingga mengalami gegar otak.

Sedangkan korban Slamet terluka parah, dan harus dirawat intensif di IGD RSUP dr Kariadi Semarang.