Wisata Puncak Bangkit, Kang Emil Ingatkan Prokes dan Aplikasi PeduliLindungi

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau di Jonggol, Kabupaten Bogor, Rabu (15/9/2021) dengan target 10.000 dosis habis terpakai. (Foto: Biro Adpim Jabar)

POJOKSATU.id, CIANJUR – Pelonggaran yang dilakukan pemerintah di tengah terus menurunnya level PPKM, membuat sektor wisata di kasawan Puncak Cianjur menggeliat sejak akhir Agustus lalu.


“Sejak saat ini okupansi terus meningkat. Beberapa hotel yang tergabung di PHRI Cianjur hampir terisi hingga 70 persen,” ungkap Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Cianjur, Nano Indrapraja, akhir pekan lalu.

Hal itu diamini Marketing Communication (Marcomm) Palace Hotel Cipanas, Mira. Jika sebelumnya tingkat hunian hotel tak sampai 30 persen, kini terus mengalami kenaikan.

“Khusus weekend kemarin, meningkat hingga sekitar 70 persen. Dari total 192 kamar, terisi sekitar 130 kamar,” terangnya.


Untuk mempertahankan kepercayaan tamu hotel sekaligus mematuhi aturan dari pemerintah, pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dan ketat. Mulai pengecekan suhu tubuh, menyediakan hand sanitizer dan tempat cuci tangan.

“Serta diwajibkan kepada pengunjung hotel menunjukkan kartu vaksinasi,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan General Manager Zuri Resort Cipanas, Vallien Ishak. Pada akhir pekan lalu, hampir seluruh kamar terisi. Dari total 63 kamar, semuanya hampir terisi penuh.

Pihaknya pun membalut displin prokes dengan promo bagi pengunjung yang memiliki kartu vaksin berhak mendapat diskon 20 persen.

“Kalau pesan makan dan minum ke kamar, langsung bisa dapat promonya,” kata dia.