BPN Telusuri Proses Perolehan Sertifikat HGB Sentul City, Hasilnya…

Said Didu mengunjungi rumah Rocky Gerung di Sentul Bogor

POJOKSATU.id, BOGOR – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) akan memeriksa seluruh dokumen kepemilikan lahan yang ditempati Rocky Gerung membangun rumah di Bogor, Jawa Barat.


Lahan yang berada di Desa Bojong Koneng, Kabupaten Bogor itu diklaim oleh PT Sentul City.

Sentul City mengklaim memiliki sertifikat hak guna bangunan (HGB) di atas lahan yang ditempati Rocky Gerung membangun rumah.

Bahkan, Sentul City telah melayangkan somasi kepada Rocky Gerung untuk mengosongkan dan membongkar rumah tersebut.


Staf Khusus sekaligus Juru Bicara Menteri ATR/BPN, Teuku Taufiqulhadi mengatakan, pihaknya akan memeriksa berkas-berkas yang terkait dengan status lahan yang diklaim Sentul City.

Menurutnya, meskipun Sentul City benar memiliki sertifikat HGB, belum diketahui apakah lahan yang digunakan Rocky Gerung dan masyarakat sekitar memang lahan yang sudah memiliki HGB.

BPN juga akan melakukan pemeriksaan terhadap proses perolehan sertifikat HGB yang dimiliki PT Sentul City.

“Intinya kami akan cek semua dokumen yang ada,” ucap Teuku Taufiqulhadi belum lama ini.

Kementerian ATR/BPN dan Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor akan melakukan kajian dan pemeriksaan terhadap seluruh dokumen, termasuk proses penertiban sertifikat.

Kementerian ATR/BPN akan memeriksa dokumen milik Sentul City dan Rocky Gerung serta masyarakat sekitar.

“Baik data fisik dan data yuridis akan kami periksa. Dan juga dokumen yang dimiliki oleh warga di sana, termasuk juga Pak Rocky Gerung,” jelasnya.

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap seluruh dokumen, Kementerian ATR/BPN akan menyampaikan kepada publik terkait status kepemilikan lahan tersebut.

Teuku Taufiqulhadi belum bisa memastikan kapan akan datang ke Bogor untuk melakukan pemeriksaan dokumen milik Sentul City dan Rocky Gerung.

Sebelumnya, Pengacara Rocky Gerung, Haris Azhar mengungkap banyak kejanggalan atas klaim sertifikat HGB Sentul City yang menjadi dasar somasi dan menggusur lahan warga di Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Sentul City berdalih pemilik lahan dengan sertifikat SHGB Nomor B 2412 dan 2411.

Disisi lain, Rocky Gerung bersama ribuan warga yang tinggal di lahan yang diklaim Sentul City, juga mengaku memiliki dasar hukum untuk menguasai dan mengelola lahan yang sekarang bersengketa.

Haris menegaskan siap meladeni kasus sengketa lahan dengan Sentul City ke BPN bahkan hingga ke pengadilan.

“Ini akan ada maraton panjang dan banyak kegiatan pemulihan haknya Bang Rocky dan warga. Dari mulai ke BPN sampai kita menyiapkan langkah ke pengadilan. Dengan kasus yang bersama-sama maupun terpisah yang sendiri-sendiri,” tegas Haris Azhar, Senin (13/9).

Bolduser Dikerahkan ke Rumah Rocky Gerung

Sementara itu, Rocky Gerung mengatakan dua bolduser milik Sentul City sudah dikerahkan ke dekat rumahnya. Jaraknya hanya sekitar 50 meter dari rumahnya.

“Buldoser mendekat. Buldoser itu, Buldoser Sentul City mungkin tinggal 50 meter dari tempat saya. Jadi, sangat mungkin memang ada niat untuk merobohkan (rumah Rocky) gitu,” ucap Rocky Gerung, dikutip Pojoksatu.id dari kanal YouTube Rocky Gerung Official, Senin (13/9).

“Tapi itu kalkulasi teknis, dan kita bikin kalkulasi lain bahwa artinya ada kenekatan untuk menghalangi orang, bahkan berdebat di pengadilan,” tambah Rocky.

Menurut Rocky, jika ngotot membongkar, berarti Sentul City memperlihatkan arogansinya.

Hal itu membuktikan bahwa Sentul City tidak mau masalah lahan di Kampung Gunung Batu RT 02 RW 11 Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor itu diselesaikan di pengadilan.

“Jadi arogansi itu terlihat,” tegas Rocky Gerung.

Rocky menganggap kedatangan dua buldoser Sentul City ke rumahnya merupakan sebuah teror.

“Kan yang ngirim buldoser sekarang, buldosernya di luar (rumah), di depan rumah saya. Yang satu kuning, yang satu hijau. Jadi itu betul-betul teror,” jelas Rocky Gerung. (one/pojoksatu)