TKW di Irak Minta Dipulangkan, Sembunyi Sambil Rekam Tembak-tembakan Dekat Rumah Majikan, Mencekam!

Tiga TKW Indonesia di Irak ini meminta dipulangkan ke Tanah Air.

Pun demikian dengan Munir binti Rasyidul Farid juga mengaku diberangkatkan secara illegal oleh Nurbaeti.


“Saya dulu dijanjikan kalau kerja di Erbil itu enak, gajinya besar, banyak bonusnya,” jelasnya.

Selain itu ia juga dijanjikan pekerjaan di sana ringan dan ada liburnya.

“Ternyata pas sampai ke sini saya sengsara. Gak ada libur. Boro-boro libur, istirahat aja gak ada,” akunya.


Ia memohon agar Presiden Jokowi segera memulangkan dirinya ke Indonesia. “Saya gak kuat. Kerja capek,” katanya.

“Tolong, ya, Pak (Jokowi, red). Saya ingin pulang ke Indonesia,” tegasnya.

Hal yang sama juga diutarakan TKW di Irak lainnya, Anggi. Perempuan asal Cirebon itu mengaku sudah setahun bekerja di Zahro, Irak.

“Saya mau meminta tolong kepada Bapak Presiden Jokowi, gubernur, bupati agar bisa memulangkan aku dari negara Irak ini,” ungkapnya.

Ia menyebut, Irak sedang tidak aman, penuh konflik, dan penuh dengan suara bom serta tembakan.

“Kami pernah mengeluh, para PMI di sini pernah mengeluh pada KBRI, tapi pihak KBRI tidak pernah merespon kami,” bebernya.