Terungkap, Ternyata Agency Pengirim TKW Indonesia ke Irak Adalah Buronan

3 TKW di Irak asal Cirebon, Jawa Barat, yang minta tolong dipulangkan ke Indonesia

POJOKSATU.id, JAKARTA— Ketua BP2MI Benny Rhamdani mengungkapkan agency atau penyalur tenaga kerja bernama Nurbaeti, pengirim TKW Indonesia ke Irak adalah buronan atau DPO sejak 2020 lalu.


Benny mengatakan, bahwa agency Nurbaeti adalah termasuk daftar pencarian orang (DPO) sejak tahun 2020.

“Nurbaeti adalah DPO, kemarin sudah kita sidak di Indramayu Jawa Barat pada tahun 2020,” kata Benny kepada wartawan melaui konfrensi pers daring, Rabu (15/9/2021).

“Kemarin kasus perdagangan orang dengan modus bekerja sebagai pembantu rumah tangga, Nurbaeti kita sudah laporkan ke Bareskrim Polri dan Polda Jawa Barat,” sambungnya.


Benny menyakini, korban perdagangan orang yang dilakukan agency bernama Nurbaeti tidak hanya dialami oleh seorang TKW Indonesia bernama Yuni Asih asal Cirebon.

“Banyak korban lainnya keberangkatan secara tidak resmi, termasuk Yuni diberangkatkan ke Timur Tengah dengan jalur ilegal,” ungkapnya.

BACA: TKW Indonesia di Irak Dijual, Takut Mati Konyol di Erbil

Karena itu, Ketua Umum Barikade 98 itu meminta kepada pihak kepolisian untuk secepatnya menangkap DPO bernama Nurbaeti.

“Kita meminta pihak kepolisian Jawa barat menindak lanjuti laporan kita dan menangkap Urbaniati, pengirim TKW Indonesia secara ilegal ke timur tengah” ujarnya.

Untuk diketahui, para TKW Irak ini diberangkatkan dari Indonesia secara illegal. Mereka diduga menjadi korban perdangan orang dengan modus penempatan tenaga kerja.

Para TKW Irak ini mengaku kerap disiksa majikan hingga jatuh sakit. Bahkan, ada TKW yang ditusuk garpu dan digunduli.