Pengamat Ini Sebut Belum Terlihat Ada Keinginan Jokowi Mengganti Megawati Memimpin PDIP

Presiden Jokowi. Foto Reprd Youtube Sekretariat Presiden

POJOKSATU.id, JAKARTA— Direktur Eksekutif Median Rico Marbun mengatakan sampai saat ini belum terlihat adanya keinginan dari Jokowi untuk memimpin PDIP menggantikan Megawati Soekarnoputri.


Menurut Rico Marbun, tidak mudah membayangkan atau sulit membayangkan jika Jokowi kemudian menjadi ketua umum PDIP.

Kata Rico Marbun, sampai saat ini belum terlihat adanya keinginan dari Jokowi untuk memimpin PDIP.

Apalagi, sampai merebut peran trah Soekarno yang melekat di partai banteng bermoncong putih ini.


“Agak sulit membayangkan presiden jokowi mengambil posisi ketum PDIP,” ujar Rico Marbun kepada Kantor Berita Politik RMOL (Group Pojoksatu.id), Rabu (15/9).

“Belum ada immidiate interest bagi Jokowi untuk mengambil jabatan ketum dari tangan trah Soekarno,” katanya.

Rico lebih yakin bahwa PDIP masih akan dipimpin oleh keturunan atau trah Soekarno. Entah itu Puan Maharani atau Prananda Prabowo yang akan ditunjuk Megawati atau disepakati oleh kader PDIP.

Dan jika Jokowi bertarung nantinya, tentu tidak menguntungkan.

Karena, dia sudah tidak lagi punya kekuatan politik setelah menjadi presiden selama dua periode.

“Mungkin lain ceritanya bila ini (perebutan kursi ketua umum PDIP) terjadi persis sebelum Pak Jokowi maju menjadi capres lagi di periode kedua,” tandasnya.

Sebelumnya, penerus tonggak kepemimpinan PDI Perjuangan usai era Megawati Soekarnoputri, menjadi salah satu topik hangat di kalangan akademisi dan pengamat politik.

Setidaknya ada tiga nama yang santer digadang-gadang menjadi penerus Megawati.

Dua nama dari trah Soekarno, yakni Puan Maharani dan Prananda Prabowo.

Keduanya adalah anak Megawati walaupun berbeda ayah.

Puan Maharani ayahnya Taufik Kiemas. Sementara Prananda Prabowo ayahnya Surindro Supjarso.

Sementara, satu nama lain adalah adalah Joko Widodo atau Jokowi.

Kader terbaik PDIP yang karir politiknya berangkat dari Walikota Solo sampai menjadi Presiden RI dua periode.(ral/rmol/pojoksatu)