G20 2022 jadi Kebangkitan Indonesia dan Role Model Dunia di Tengah Pandemi

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

POJOKSATU.id, JAKARTA – Indonesia dipastikan akan menjadi tuan rumah pertama kalinya penyelenggaraan KTT G20 pad 2022 mendatang sejak forum terbentuk pada 1999 silam.


Tongkat estafet Presidensi G20 akan diserahkan secara resmi PM Italia kepada Presiden Joko Widodo pada 30-31 Oktober 2021 mendatang, di Roma, Italia.

Karena itu, Pemerintah Indonesia memastikan akan mengoptimalkan Presidensi G20 ini bagi bangsa Indonesia.

Baik di bidang ekonomi, pembangunan sosial dan juga politik.


“Ini adalah momentum penting untuk menunjukkan kepemimpinan Indonesia dan juga menjadikan Indonesia sebagai role model pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19,” ungkap Ketua I Bidang Sherpa Track, Airlangga Hartarto, Selasa (14/9/2021).

Dari aspek ekonomi, diperkirakan Presidensi G20 ini bisa meningkatkan konsumsi domestik hingga Rp1,7 triliun.

Lalu penambahan PDB nasional hingga Rp 7,4 Triliun, pelibatan UMKM dan penyerapan tenaga kerja sekitar 33 ribu di berbagai sektor.

“Dengan sekitar 150 pertemuan selama setahun penuh, secara agregat Pemerintah memperkirakan manfaat ekonomi yang mungkin timbul dari pelaksanaan rangkaian kegiatan Presidensi G20 Indonesia dapat mencapai 1,5 sampai dua kali lebih besar dari pelaksanaan IMF-WBG Annual Meetings 2018 di Bali,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini.

Presidensi G20 juga memberikan momentum bagi Indonesia untuk menampilkan keberhasilan reformasi struktural di tengah pandemi.

Antara lain dengan Undang Undang Cipta Kerja dan Sovereign Wealth Fund yang diyakini dapat meningkatkan kepercayaan investor global pada Indonesia dan membantu percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Pemerintah juga berkomitmen untuk menggunakan forum G20 untuk mendorong kepentingan Indonesia terkait pengembangan kualitas sumber daya manusia, serta kerjasama produksi dan distribusi vaksin.

“Pemerintah akan mendorong penguatan komitmen global untuk memastikan vaksin sebagai global public goods, dan di saat yang sama meningkatkan kepastian aksesabilitas vaksin bagi masyarakat Indonesia dan negara berkembang berpendapatan rendah,” terangnya.

Secara resmi, Indonesia akan menjadi Presidensi G20 mulai 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022, dengan mengangkat tema utama “Recover Together, Recover Stronger”.