Djarot PDIP Heran kok Bisa Presiden 3 Periode, Ada yang Akrobat Bikin Gorengan Gosong

Djarot saiful Hidayat. Foto via Jawa Pos
Ketua DPP PDIP Djarot saiful Hidayat. Foto: Jawa Pos

POJOKSATU.id, JAKARTA – Rencana amandemen UUD 1945 dipastikan hanya akan fokus memasukkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) (dulu disebut GBHN).


Dipastikan pula bahwa sampai saat ini MPR tidak pernah membahas soal perpanjangan masa jabatan presiden 3 periode.

Itu ditegaskan Ketua Badan Kajian MPR RI Djarot Saiful Hidayat kepada wartawan, Selasa (14/9/2021).

“Badan pengkajian tetap fokus mengkaji secara mendalami tentang substansi dari PPHN,” terangnya.


Ketua DPP PDIP ini menilai, isu jabatan presiden 3 periode dalam amandemen UUD 1945 itu tidak lebih sebuah gorengan.

Gorengan itu disebut Djarot dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

Gorengan dimaksud semakin masif pasca pidana kebangsaan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo pada 16 Agustus 2021 lalu.

Dalam pidatonya, sosok yang akrab disapa Bamsoet itu sempat menyinggung tentang wacana amandemen terbatas UUD 1945.

“Digoreng-goreng sampai gosong, direbus, digoreng, dibolak-balik, ada yang main akrobat-akrobat begitu,” ungkap Djarot.