Kabar Terbaru Pecelehan Seksual di KPI, Komnas HAM Bilang Begini

ILUSTRASI - Kekerasan terhadap anak di sekolah (jawapos.com)
ILUSTRASI - Kekerasan terhadap anak di sekolah (jawapos.com)

POJOKSATU.id, JAKARTA- Komnas HAM mengatakan hingga saat ini masih menunggu kedatangan MS korban dugaan pelecehan seksual di KPI.


“Sampai saat ini kami masih menunggu kedatangan MS dan kuasa hukumnya,” kata Komisioner Komnas HAM RI Beka Ulung Hapsara di Jakarta, Selasa (7/9/2021).

Beka mengatakan akan tetap menunggu kedatangan MS hingga korban merasa nyaman dan tidak tertekan dalam memberikan keterangan ke lembaga tersebut.

“Masih menunggu kedatangan MS bersama kuasa hukumnya,” ujarnya.


Selain itu, Komnas HAM telah berkoordinasi dan berkomunikasi dengan KPI terkait materi permintaan keterangan yang akan dilakukan oleh Komnas HAM.

Selain itu, Komnas HAM juga akan melayangkan surat ke kepolisian terkait proses hukum serta respons polisi.

“Apakah benar korban sebelumnya pernah melapor atas kasus yang dialaminya,” tutur Beka.

Sebelumnya, seorang pegawai KPI berinisial MS mengaku mengalami pelecehan seksual dan perundungan terjadi di lingkungan Kantor KPI Pusat, Jakarta.

MS menyebut para pelaku perundungan itu mulai melakukan pelecehan seksual pada 2015 dengan memegangi kepala, tangan, kaki hingga menelanjangi.

Bahkan, para pelaku mencoret-coret kelaminnya menggunakan spidol.

Perbuatan para pelaku itu membuat MS trauma dan rendah diri. Ia tak bisa melawan aksi perundungan yang dilakukan secara ramai-ramai tersebut.

Pelecehan seksual itu lantas diadukan oleh MS ke Komnas HAM pada 11 Agustus 2017.

Namun, Komnas menyimpulkan perkara tersebut sebagai kejahatan dan sebuah tindak pidana dan direkomendasikan untuk membuat laporan polisi.

(muf/pojoksatu)