Inovasi Pemkab Sumedang Integrasikan 260.000 KK Penerima Bansos Lewat Aplikasi Ma Uneh

Bupati Sumedang Doni Ahmad Munir dalam Talkshow Silih Tulungan di Studio SMTV, Selasa (7/9/2021).

POJOKSATU.id, SUMEDANG – Kabupaten Sumedang menjadi salah satu penerima bantuan sosial dan UMKM dengan jumlah cukup besar.

Pasalnya, data masyarakat miskin Pemkab Sumedang tergolong bagus yang menjadi dasar penyaluran bansos.

Bupati Sumedang Doni Ahmad Munir menyatakan, bansos adalah instrumen vital penanggulangan krisis.

Juga merupakan bagian dari social safety net yang menjadi solusi cepat bagi masyarakat terdampak di masa pandemi Covid-19.


Salah satu inovasi yang dilakukan Pemkab Sumedang adalah dengan meluncurkan aplikasi Ma Uneh.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat langsung melakukan pengecekan data dan pengaduan bansos secara mandiri serta bersifat realtime.

Tercatat, aplikasi Ma Uneh menampung data tidak kurang dari 260 ribu kepala keluarga (KK) di Sumedang penerima bansos.

Sedangkan untuk pengadaan lapangan pekerjaan dan penyaluran tenaga kerja, Pemkab Sumedang bekerjasama dengan PT Kahatex.

Demikian disampaikan Doni dalam Talkshow Silih Tulungan di Studio SMTV, Selasa (7/9/2021).

“Kerjasama dengan kahatex di masa pandemi Covid-19 seperti memberi pelatihan kepada warga yang siap kerja sebelum disalurkan ke perusahaan yang siap menampung, termasuk Kahatex,” jelasnya.

Untuk UMKM, Pemkab Sumedang juga menggelar pelatihan UMKM digital kepada 500 UMKM.

“Kita bekerjasama dengan Telkom, mencoba membangkitkan UMKM di Sumedang,” paparnya.

Diakuinya, pandemi Covid-19 memang memberikan dampak yang sangat besar sekaligus memberikan hikmah hidup.

“Ini dialami seluruh dunia, bukan hanya di Indonesia. Yang bisa kita lakukan terus berikhtiar dan memohon kepada penguasa alam semesta agar pandemi cepat berlalu,” ungkapnya.

Di tengah pandemi ini, setiap orang dituntut berolah pikir dan terus berinovasi serta bahu membahu bersama menghadapi pandemi Covid-19.

Sementara, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Jabar, Ahmad Hadadi menambahkan, Pemprov Jabar melalui Satgas Covid-19 Jabar terus melakukan pemulihan ekonomi, salah satunya di bidang industri media.

Pihaknya juga mengapresiasi setiap inovasi yang dilakuan pemerintah daerah

Pihaknya juga mengapresiasi berbagai upaya mandiri yang dilakukan pemerintah daerah. Baik dalam penanganan Covid-19 maupun pemulihan ekonomi.

“Kami sangat apresiatif dan menghargai. Terobosan yang dilakukan Pemkab Sumedang saat ini misalnya, cukup luar biasa,” ujar dia. (rif/pojoksatu)