PPKM Diperpanjang Lagi, 1 Juta PKL Akan Terima Bantuan Tunai, Ini Syaratnya

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM diperpanjang lagi hingga 20 September untuk daerah di luar Jawa – Bali.


Perpanjangan PPKM di luar Jawa – Bali dilakukan lantaran beberapa daerah mengalami peningkatan kasus Covid-19.

Provinsi di luar Jawa-Bali yang memiliki kasus aktif terbesar, yakni Sumatera Utara (19.136 kasus), Papua (12.491 kasus), Aceh (6.692 kasus), Kalimantan Timur (5.344 kasus), dan Sumatera Barat (4.416 kasus).

Meskipun beberapa daerah mengalami peningkatan kasus, namun secara nasional angka kasus Covid-19 mengalami penurunan.


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, angka Covid-19 per 5 September secara nasional mengalami penurunan sebesar -65,33%.

Untuk per Wilayah (Pulau) di luar Jawa-Bali, penurunan tertinggi terjadi di Nusa Tenggara sebesar -73,76%, sedangkan terendah penurunannya di Maluku-Papua yang turun sebesar -28,77%.

BACA: PPKM Diperpanjang Hingga 20 September, Ini Daftar Daerah Berstatus Level 4

Dari sisi mobilitas penduduk, terlihat bahwa di luar Jawa Bali masih terdapat 8 kabupaten/kota yang naik mobilitasnya (indikator Hitam), yaitu Jambi, Bandar Lampung, Sumba Timur, Kupang, Jayapura, Pekanbaru, Pematang Siantar, dan Padang.

Menurut Airlangga, ada 15 kabupaten/kota yang perlu dilakukan pengendalian atas mobilitas penduduk untuk mengendalikan laju kenaikan kasus Covid-19.

Vaksinasi Libatkan TNI Dan Polri

Vaksinasi merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menanggulangi penyebaran Covid-19.

Menko Airlangga mengatakan proses vaksinasi akan terus digencarkan di luar Jawa-Bali, termasuk untuk mendukung persiapan PON di Papua, terutama di 5 kabupaten/kota yang menjadi venue dan penunjang PON XX, yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, Merauke, dan Keerom.

“Dinas Kesehatan, TNI, dan Polri akan dikerahkan untuk mencapai target vaksinasi,” ucap Airlangga.

Menurut Airlangga, capaian vaksinasi di lima kabupaten/kota tersebut telah melebihi rata-rata nasional, bahkan di Kota Jayapura, Mimika dan Merauke telah melebihi 50% Dosis-1.

Terkait dengan tingginya kasus aktif di Papua, Airlangga menegaskan akan segera dilakukan pengecekan kembali dan cleansing data karena berdasarkan data di Kemenkes, dari kasus aktif sebesar 12.491 kasus, tercatat sekitar 6.900 kasus aktif yang sudah > 21 hari.

“Angka kasus aktif masih mengalami kenaikan, namun diindikasikan terdapat sekitar 6.900kasus di antaranya belum diperbaharui statusnya setelah lebih dari 21 hari, sehingga data ini perlu segera di-update,” jelasnya.

1 Juta PKL Terima Bantuan Tunai

Airlangga menegaskan, sebanyak 1 juta Pedagang Kaki Lima (PKL) dan Warung (BT-PKLW) akan diberikan bantuan tunia sebesar Rp1,2 juta yang disalurkan oleh TNI/Polri.

Aturan dan pemenuhan administrasi penganggaran sedang diproses dan segera disalurkan kepada para PKL dan pemilik warung.

Kriteria PKL dan pemilik warung yang dapat menjadi penerima adalah bukan penerima BPUM dan mempunyai lokasi usaha di wilayah PPKM Level 3 atau 4.

Direncanakan peluncuran awal program ini akan dilakukan pada minggu ini, yaitu hari Kamis 9 September 2021 di Medan, Sumatera Utara. (one/pojoksatu)