Penyambutan Saipul Jamil, KPA Nilai jadi ‘Kebangkitan’ Predator Kejahatan Seksual

Penyambutan kebebasan Saipul Jamil. Foto net

POJOKSATU.id, JAKARTA – Komnas Perlindungan Anak (KPA) mengecam euforia dan glorifikasi bebasnya Saipul Jamil yang terjerat kasus pencabulan anak di bawah umur.

“Ini menyakitkan rasa kemanusiaan korban dan ribuan korban kejahatan seksual di Indonesia,” ungkap Ketua KPA Arist Merdeka Sirait, dalam keterangannya, Senin (6/9/2021).

Penyambutan dengan arak-arakan bak pahlawan itu sekaligus melecehkan kinerja aktivis perlindungan anak yang saat ini tengah berjuang mengobati trauma korban.

Sekaligus, itu melukai perasaan seluruh korban kekerasan seksual dari para pedofilia.


“Melecehkan perjuangan para pakerja dan aktivis perlindungan anak yang telah bekerja susah payah untuk membebaskan anak dari serangan seksual baik dalam bentuk kekerasan sodomi, inses, perkosaan dan bentuk kekerasan seksual lainnya,” tegasnya.

Penyambutan kebebasan pedangdut 41 tahun itu juga disebut Arist sangat tidak mendidik.

Dikhawatirkan para pelaku kekerasan seksual anak di bawah umur tidak merasa takut akan perbuatannya.

“Dikhawatirkan semua predator kejahatan seksual yang telah mendapat pembebasan itu ditiru seperti yang dilakukan Saipul Jamil,” tuturnya.

Arist mengungkap bahwa penyambutan Saipul Jamil itu sama seperti yang pernah terjadi sebelumnya.

Namun, ia tak mengungkap identitas selibritas yang ia maksud itu.

“Preseden itu pernah terjadi ketika salah seorang selebritas dari group band terkenal bebas dari hukuman disambut banyak penggemarnya seolah pahlawan,” ujarnya.