MUI Minta Polisi Usut Kasus Perusakan Masjid Ahmadiyah, Semua Pihak Diminta Dewasa

Aparat TNI melakukan pengamanan lokasi pengrusakan Masjid Ahmadiyah

Diduga Ada yang Menggerakkan

Deding menduga adanya unsur kesengajaan dalam kasus perusakan.


“Ya mungkin, maaf, ada unsur kesengajaan, ada yang mengerakkan. Sehingga masyarakat harus saling mengerti, masyarakat tidak paham semua, apalagi saat ini banyak penumpang gelap,” paparnya.

Karena itu, semua pihak harus menahan diri. baik oleh pemimpin Ahmadiyah dan masyarakat di Kalbar.

“Dalam menyelesaikan apapun harus menggunakan cara yang bijak,” tekan dia.


Dirinya menambahkan, baik masyarakat maupun jamaah Ahmadiyah merupakan anak-anak bangsa Indonesia.

“Mungkin mereka berjuang demi hak mereka, tapi demikian juga umat Islam tidak dibenarkan main hakim sendiri. Islam tidak membenarkan itu,” tegasnya.

Deding menilai pemerintah daerah juga perlu terus melakukan dialog dengan Ahmadiyah agar tak ada gejolak seperti yang terjadi di Kalbar.

“Harus segera diungkap siapa pelaku perusakan terhadap masjid di Kalbar tersebut karena semua sama di mata hukum,” tandasnya. (rif/pojoksatu)