Polemik Amandemen UUD 1945, Prof Jimly Bikin Pernyataan Menohok buat Pemuja dan Pembenci

Prof Jimly Asshiddiqie

POJOKSATU.id, JAKARTA – Anggota DPD RI Prof Jimly Asshiddiqie menilai amendemen UUD 1945 pascareformasi (1999-2002) memang diperlukan.

Terlebih amandemen tersebut sudah berjalan dua dekade lamanya.

Hal itu disampaikan Prof Jimly menanggapi polemik terkait amendemen UUD 1945 yang makin kencang digulirkan MPR RI.

“Memang perlu dievaluasi menyeluruh. Banyak yang perlu diperbaiki,” kata Prof Jimly kepada JPNN.com (jaringan PojokSatu.id), Rabu (1/9/2021).

“Tetapi mulailah dulu dengan yang paling mungkin untuk disepakati bersama,” sambungnya.


Prof Jimly juga menilai wajar Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan perhatian khusus atas rencana amandemen tersebut.

“Sangat tepat jika presiden (Jokowi) beri perhatian khusus tentang ini, karena yang lain terjebak self dealing,” tuturnya.

Eks anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) ini menyebut, perbaikan UUD penting untuk kemajuan dalam jangka panjang.

“Bukan untuk kepentingan sendiri-sendiri dalam jangka pendek. Seperti untuk kepentingan jabatan atau golongan sendiri,” tegasnya.