BEM Nusantara Bersuara Lewat Spanduk Besar di Gedung BPK, ‘Borok’ ICW Dibongkar

Spanduk besar di depan gedung BPK RI yang dipasang BEM Nusantara menuntut pengusutan dana hibah asing yang diterima ICW. Foto net

POJOKSATU.id, JAKARTA – BEM Nusantara menuntut pengusutan dugaan dana hibah asing yang diterima Indonesia Corruptipn Watch (ICW).


Tuntutan itu dituangkan dengan membentangkan spanduk besar di depan gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Jalan Pejompongan Raya, Selasa (31/8).

“BPK RI Kebal UU Keterbukaan Informasi, BPK RI Lindungi ICW; ICW LSM Plat Merah; Kami Butuh Kerja Nyata BPK RI; Jangan Ada Dusta di Hadapan NKRI dan Pancasila; Usut Tuntas Skandal Dana Hibah Asing ICW,” demikian tulisan di spanduk tersebut.

Koordinator Pusat BEM Nusantara, Eko Pratama mengatakan, pemasangan spanduk itu lantan BPK RI dinilai tidak kooperatif.


“Terkesan main mata dengan LSM ICW. BPK RI sendiri tidak mau terbuka dengan hasil audit dana asing yang mengalir ke ICW melalui KPK,” kata Eko dalam keterangannya, Rabu (1/9/2021).

Pihaknya juga sudah mengirimkan surat ke BPK RI untuk menggelar audiensi.

Sekaligus mengajukan permohonan hasil audit yang dilandasi dengan analisis kajian hukum.

Tujuannya, agar audit investigasi dana hibah asing ke ICW bisa dibuka.

“Sehingga kepentingan asing tidak mengalir di tubuh ICW. Karena kami menganggap ICW adalah LSM by request,” tegas Eko.