PKS dan Demokrat Kena Sindir, Fahri Hamzah Minta Parati Oposisi Jangan Sibuk Pencitraan

Fahri Hamzah
Fahri Hamzah

POJOKSATU.id, JAKARTA- Politisi senior Fahri Hamzah meminta partai di luar koalisi pemerintah, seperti PKS dan Demokrat tidak sibuk melakukan pencitraan.


Menurutnya, sebagai partai oposisi, seharusnya lebih lantang menyuarakan kepentingan rakyat.

“Suara rakyat di DPR sangat berarti dan dahsyat, inilah harusnya kita fungsikan, Jangan malah sibuk pencitraan,” kata Fahri dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (31/8/2021).

Wakil Ketua Umum Partai Gelora itu juga meminta parpol koalisi lebih aktif dalam menyampaikan aspirasi rakyat di DPR.


“Ayo parpol yang ngaku oposisi aktifkan semua Anggota DPR kalian, jewerlah eksekutif di seluruh lini dan jangan bersekongkol dengan mereka. Diam kalian adalah sekongkol!”tegasnya.

Fahri melanjutkan, bahwa tidak berfungsinya sistem pengawasan dan oposisi, tidak bisa disalahkan ke rakyat.

Seharusnya mereka para wakil rakyat yang mendapat mandat dan kekebalan sebagai Anggota Legislatif memanfaatkan hal tersebut.

“Perang dengan memanfaatkan hak bertanya, interpelasi, angket bahkan hak menyatakan pendapatmu demi rakyat,”

“Saya sudah banyak ceramah soal eksekutif, dalam sistem apapun mereka selalu ingin mengkonsolidasi kekuasaanya, termasuk demokrasi,” sambungnya.

Karena itu, pengawasan dan oposisi perlu diperkuat lagi.

“Mumpung mulut kebal hajar dong. Toh ketua Mahkamah Kehormatan DPR RI kan dari oposisi Berani nggak?,” tantang Fahri.

Berani itu, tambah Fahri, satu soal. Masalahnya apakah para Anggota DPR yang mengaku oposisi itu mengerti bahwa suara rakyat dalam jabatan yang disadangnya membuat mereka kuat.

“Ngerti nggak bahwa kalian tidak bisa dibungkam? Ngerti nggak bahwa seharusnya tidak ada batas bagi kebenaran kalian bela?,” Katanya.

“Sebab kalau nggak ngerti, ya bisa apa? Kalian telah mereduksi arti oposisi dengan ‘tidak kebagian kursi’,” tandas Fahri Hamzah.

(muf/pojoksatu)