Soal Opini Liar Yosef dan Istri Muda Dituduh Bunuh Ibu dan Anak di Subang, Begini Kata Pengacara

Kapolres Subang dan Tim Inafis melakukan olah TKP pembunuhan ibu dan anak di Subang. Foto Instagram Polres Subang

POJOKSATU.id, SUBANG- Yosep mengaku terpukul dan depresi terkait opini liar yang berkembang atas kasus pembunuhan yang menimpa Tuti Suharti (55) dan Amelia Mustika Ratu (23) di Subang 18 Agustus 2021 lalu.

Opini yang berkembang seolah-olah mengarah kepada Yosep dan istri mudanya sebagai pihak yang bertanggung jawab.

Kondisi psikologis Yosep seperti itu disampaikan langsung oleh kuasa hukum, Rohman Hidayat di Bandung.

Pihaknya berharap kasus ini segera terungkap dan kepolisian merilis hasil penyidikan ke publik. Tidak lagi opini terus berkembang liar kemana-mana.


“Kemarin hari Senin Pak Yosep diperiksa selama delapan jam dan Bu Mimin selama sepuluh jam. Selain itu juga saksi-saki lain sudah diperiksa. Kondisi beliau (Yosep) mengalami depresi. Ada beberapa opini yang berkembang seolah-olah menyudutkan Pak Yosep,” kata Rohman, Jumat (27/8/2021) dikutip dari inews.

Dia mencontohkan opini liar yang dimaksud, yakni ketika ada statmen dari kepolisian bahwa pelaku pembunuhan diduga orang yang dikenal korban.

“Pengertian orang yang dikenal ini variabelnya banyak, bisa keluarga, teman atau siapa pun,” ujar dia.

Dia menjelaskan, jika saja kliennya menjadi pihak yang bertanggung jawab, kenapa tidak ditetapkan sebagai tersangka sejak awal. Selain itu, barang-barang korban maupun milik Yosep yang tidak terkait dengan kasus itu sudah dikembalikan, termasuk uang Rp30,5 juta.

“Kami sangat percaya dengan kepolisian akan bekerja secara profesional. Kami selaku kuasa hukum hanya membantu proses penyidikan dan mengimbangi atas opini yang berkembang liar,” kata dia.

Dia kembali berharap, kasus ini bisa segera terungkap agar tidak ada lagi muncul praduga-praduga.

Karena kliennya saat ini merasa tersudutkan dengan opini yang berkembang.

Padahal kondisinya masih berkabung karena kehilangan istri dan anaknya dengan cara tragis. “Semoga segera terungkap pembunuh dan dalangnya,” ucap dia.

(dhe/pojoksatu)