Kekhawatiran Hidayat PKS soal Muhammad Kece Gangguan Jiwa Diluruskan Pakar Psikologi Forensik

Pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel. Foto JawaPos.com
Pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel. Foto JawaPos.com

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kekhawatiran Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid kasus Muhammad Kece tak diproses lantaran gangguan jiwa diluruskan pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel.

Ia menyatakan, masalah kejiwaan tidak serta-merta meloloskan seseorang dari jeratan hukum.


Reza mengungkap, kategori gangguan jiwa itu cukup beragam.

Tidak setiap gangguan jiwa lantas mendapat ‘fasilitas’ pasal 44 KUHP.

“Jadi, tetap saja yang bersangkutan bisa diproses hukum,” ucap Reza kepada JPNN.com (jaringan PojokSatu.id), Kamis (26/8/2021).


Kalaupun diasumsikan Muhammad Kece gangguan jiwa, masih harus dicek sejak kapan dia mengalami gangguan tersebut.

“Sekiranya memang sakit jiwa parah, bukan berarti proses hukum berhenti sepenuhnya,” jelasnya.

“Obati, tinjau berkala. Setelah dianggap cukup fit, langsungkan proses hukumnya,” sambung Reza.

Begitu pula jika misalnya Muhammad Kece mengklaim gila alias tidak waras.

Itu juga harus dicek apakah benar-benar gila atau malingering (pura-pura sakit).

“Kalau ternyata malingering, patutlah kelakuannya itu disikapi sebagai mempersulit proses atau kerja hukum,” tegasnya.