ICW…Ini yang Ngomong Pakar Hukum Pidana Prof Romli loh, harus Ksatria

Kantor Indonesia Corruption Watch (ICW). Foto Tempo

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pakar hukum pidana Prof Romli Atmasasmita angkat bicara terkait sikap diam Indonesia Corruption watch (ICW) terkait somasi ketiga yang dilayangkan Moeldoko.

Menurutnya, langkah Moeldoko itu merupakan bentuk mengutamakan kekeluargaan ketimbang jalur hukum.

“Sikap Moeldoko melakukan somasi lazim sampai tiga kali merupakan langkah pro justitia,” terangnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (25/8/2021).

Menurutnya, somasi yang dilayangkan Moeldoko berkenaan dengan upaya hukum karena tuduhan ICW berdampak negatif terhadap nama baik dan karir Moeldoko.

Maka perlu diklarifikasi oleh ICW sesuai dengan norma kebiasaan dan hak yang berlaku.


Karena itu, ICW pun perlu menjawab seluruh klarifikasi yang diminta Moeldoko dengan penuh tanggung jawab.

“ICW harus bertanggung jawab atas tuduhan terhadap Moeldoko sebagai asas hukum,” tegasnya.

Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Padjadjaran ini mengatakan, warga negara Indonesia harus menjunjung tinggi hukum dan tidak boleh ada pihak yang kebal hukum.

“Siapa yang menuduh harus membuktikan dengan sikap ksatria dan tidak lari bermain, hit and run,” pungkasnya.