Tak Main-main ‘Jualan’ Taliban, JK Masih Powerfull dan Siap ‘Comeback’

Jusuf Kalla bertemu dengan utusan dan petinggi Taliban. Foto net

POJOKSATU.id, JAKARTA – Jusuf Kalla (JK) diyakini tidak sekonyong-konyong mengangkat isu Taliban yang tengah menjadi perbincangan dunia internasional.

Kemunculan JK yang pernah menjadi jururunding Afghanistan-Taliban juga dinilai tidak dilakukan asal-asalan.

Karena itu, banyak pihak meyakini, itu bisa jadi salah satu cara JK agar bisa kembali bertarung di Pilpres 2024 mendatang.

Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia’s Democratic Policy, Satyo Purwanto mengatakan, JK dikenal sebagai politisi oportunis yang pandai melakukan manuver.


“JK dikenal pandai dalam membaca peluang dan melakukan kalkulasi politik,” ungkapnya kepada RMOL (jaringan PojokSatu.id), Minggu (22/8/2021) malam.

Ia pun meyakini, apa yang dilakukan JK saat ini memilki makna jauh lebih dalam.

“Bagaimanapun JK sepertinya tengah membangun ‘investasi’ dan jaminan politik di masa depan bagi dinasti politiknya,” ulasnya.

Apalagi kata Satyo, saat ini ada fenomena seperti Mahatir dan Joe Biden yang bisa merangsang dan menguatkan syahwat politik JK.

Syahwat yang dimaksudkan Satyo adalah membuat JK bertarung kembali di pertarungan pilpres.

Sebab, Mahathir dan Joe Biden menjadi Presiden terpilih saat usia tua.