Biarpun ‘Jualan’ Isu Taliban, Jusuf Kalla Sulit Maju Pilpres, Malah Bikin Anies dalam Bahaya Besar

Anies Baswedan dan Jusuf Kalla atau JK. Foto Fajar

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pengambilalihan Afghanistan oleh Taliban memunculkan sosok Jusuf Kalla (JK) yang cukup dominan hingga memunculkan beragam spekulasi.

Salah satunya, dugaan bahwa JK sedang memoles citra baik di mata internasional demi menyongsong Pilpres 2024.

Tapi pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komaruddin meragukan hal itu.

Sebab ia menilai, peluang JK maju di Pilpres 2024 mendatang sudah sangat sulit.


Sekalipun di dunia internasional ada fenomena pemimpin senior kembali turun gunung di kancah politik.

Menurut hematnya, tokoh asal Sulawesi itu sudah kehilangan momentum.

JK, kata Ujang, juga sudah dua kali menjabat sebagai wakil presiden.

“Sulit JK maju sendiri jadi capres, karena momentum dirinya di politik Indonesia sudah lewat,” ujarnya dilansir dari RMOL (jaringan PojokSatu.id), Minggu (22/8/2021).

Akan tetapi, bukan berarti di Pilpres 2024 mendatang JK tak bisa ikut ‘mewarnai’.

Sebab ia meyakini mantan Ketua Umum Partai Golkar itu bisa menjadi seorang king maker.

Apalagi, kata Ujang, sudah cukup sulit untuk ‘mengatrol’ lagi elektabilitas JK.

“Terkait dengan elektabilitas juga berat. 2024 itu JK bukan nyapres. Tapi king maker,” tandasnya.