Soal Pemerkosaan Amel Selang Lima Jam Setelah Ibunya Dihabisi, Polisi Bilang Begini

Pembunuhan sadis ibu dan anak di Subang yang jenazahnya ditemukan di dalam bagasi Alphard. Foto: Berita Subang

POJOKSATU.id, BANDUNG- Tewasnya ibu dan anak di Kabupaten Subang, Rabu 18 Agustus lalu masih teka teki siapa pelaku pembunuhan sadis tersebut.

Polres Subang bahkan sampai memeriksa 17 orang saksi guna mengungkap kasus Pembunuhan ini.

Kapolres Subang AKBP Sumarni menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih terus mendalami keterangan para saksi.

“Keterangan saksi yang berjumlah 17 terus didalami. Para saksi terdiri dari keluarga, tetangga dan pengurus RT di kampung setempat,” paparnya, Sabtu, 21 Agustus 2021.


Terkait motif, sejauh ini AKBP Sumarni menyatakan belum ditemukan motif perampokan atau pemerkosaan atas adanya peristiwa tersebut.

“Tidak ditemukan tanda tanda pemerkosaan dan perampokan, kami pastikan kedua korban langsung dibunuh,” jelasnya.

Ditegaskannya, bahwa barang-barang berharga korban masih lengkap berada di rumahnya.

Ada pun Sumarni menyebut barang yang masih belum ditemukan yakni ponsel milik korban Amalia.

“Ponselnya belum ditemukan itu, masih kita cari, tapi belum mengarah ke motif perampokan, karena barang-barang berharga itu nggak ilang, mobil nggak ilang, yang lainnya masih utuh, barang-barang ada, uang ada, kalung ada,” pungkasnya.

(rif/pojoksatu)