Analisa Tajam Bang Reza soal Pembunuhan Ibu dan Anak, Yakin Bukan Motif Ekonomi?

Pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel. Foto JPNN
Pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel. Foto JPNN

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel menyebut, pembunuhan ibu dan anak di Subang tidak bisa serta merta disimpulkan dilatarbelakangi motif dendam atau sakit hati.

Kendati sekalipun polisi tidak mendapati adanya barang-barang berharga yang hilang dari rumah korban.

“Karena tidak ada barang yang hilang di TKP, maka polisi berasumsi ini bukan kejahatan instrumental,” ujarnya dikutip dari Republika, Jumat (20/8/2021).

Menurutnya, harta atau barang berharga milik korban bisa saja tidak selalu disimpan di rumah.


“Barang berharga tidak selalu berada di dalam rumah. Sawah, ternak, kendaraan bermotor yang tidak di garasi, perhiasan di safe deposit box,” ungkapnya.

BACA: Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Sebenarnya Targetkan Suami?

Karena itu, Reza menyarankan polisi agar tetap terbuka dengan segala kemungkinan dan tidak terburu-buru dalam pengungkapan kasus ini.

Ada baiknya, semua kemungkinan yang ada tetap didalami dan diselidiki secara intensif.

“Polisi sepatutnya tetap membuka diri untuk kemungkinan bahwa kasus pembunuhan yang sedang ditangani adalah kejahatan instrumental (motif ekonomi),” saran dia.