Usulan Interpelasi Anies Baswedan Kurang 2 Tanda Tangan, PSI Sebut PDIP

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Rabu (18/11/2020). Foto Rakyat Merdeka

POJOKSATU.id, JAKARTA – Hak interpelasi terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hanya tinggal membutuhkan dua tanda tangan lagi dari anggota DPRD DKI Jakarta.


Sebelumnya, sudah terkumpul 13 tanda tangan dalam dokumen usulan interpelasi terhadap Anies Baswedan.

Diawali lima anggota DPRD DKI dari Fraksi PDIP, ditambah delapan tandatangan dari anggota Fraksi PSI.

Mereka adalah Idris Ahmad, Justin Adrian, Anthony Winza, Viani Limardi, August Hamonangan, William Aditya, Anggara Wicitra, dan Eneng Malianasari.


“Ini adalah respons kami terhadap ajakan dari rekan PDIP, dari Pak Jhonny Simanjuntak, yang mendorong interpelasi,” ungkap Ketua DPW PSI Jakarta Michael Victor Sianipar dalam konferensi pers, Rabu (18/8/2021).

Karena itu, PSI menyatakan siap membuka komunikasi dengan fraksi lain untuk menggolkan hak interpelasi terhadap Anies.

“Tentu (bergerak) dengan PDIP yang sudah lebih dulu mengumpulkan tanda tangan,” tuturnya.

PSI menilai, meminta keterangan Anies Baswedan tentang penyelenggaraan Formula E merupakan kebutuhan mendesak.

Setidaknya ada dua alasan yang mendasari.

Pertama, karena DPRD DKI dalam waktu dekat akan membahas APBD 2022.

Kedua, partai besutan Grace Natalie itu menilai bahwa ajang balap mobil listrik tersebut telah merugikan keuangan daerah.