Elit Demokrat Emosi Ayang Utriza Yakin Sebut SBY Korupsi Hambalang Rp2,5 Triliun

Rachland Nashidik
Rachland Nashidik

POJOKSATU.id, JAKARTA – Elit Partai Demokrat, Rachland Nashidik emosi menanggapi cuitan akademisi Ayang Utriza Yakin yang menyebut Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY korupsi.


Rachland Nashidik mengatakan tuduhan tersebut sangat serius dan tanpa dasar.

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Demokrat ini meminta Ayang Utriza membuktikan tuduhannya.

Jika tidak, Rachland mengancam akan menempuh jalur hukum.


“Wah tuduhan ini sangat serius. Saya kader Demokrat. Tapi saya akan objektif. Saya minta Anda buktikan bahwa SBY korupsi. Silahkan buka. Beban pembuktian ada pada orang yang menuduh. Saya beri Anda 2 x 24 jam. Atau kami akan ambil langkah hukum,” tegas Rachland melalui akun Twitter pribadinya, @rachlannashidik.

Rachland menegaskan tidak akan buru-buru untuk melaporkan Ayang ke polisi.

Ia mengisyaratkan akan melaporkan Ayang ke polisi setelah rezim Jokowi selesai. Namun Rachland tak menjelaskan mengapa harus menunggu sampai rezim Jokowi berakhir.

“Mungkin upaya hukum kami tidak akan ditindaklanjuti sekarang. Tapi kami orang yang sabar dalam mengejar kebenaran. Rezim ini akan berakhir sebelum masa kadaluarsa pidana berakhir. Buktikan. Anda punya 2 x 24 jam,” tuturnya.

Ayang tak gentar dengan ancaman Rachland Nashidik. Ia malah menantang Rachland untuk melaporkannnya ke polisi.

“Oh Bapak ini yg hina lagu kebangsaan RI & Presiden @jokowi & sering sebar fitnah & hoaks. Silahkan Pak @rachlannashidik laporkan saya ke @DivHumas_Polri atas cuitan saya ttg praktik korupsi Bapak @SBYudhoyono di kasus Bank Century & di kasus Hambalang. Saya tunggu laporannya,” tantang Ayang.

SBY Korupsi Hambalang?

Sebelumnya, Ayang menuding Presiden ke-2 Soeharto dan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY korupsi.

“Soeharto merampok duit rakyat NKRI: 35 milyar dolar AS! Maling duit rakyat terbesar dalam sejarah dunia! YM. Para anak-cucu Soeharto: kapan Anda kembalikan harta jarahan rakyat NKRI?,” kata Ayang di Twitter-nya, @Ayang_utriza, dikutip FIN, Sabtu (14/8).

Intelektual muslim Indonesia jebolan Prancis ini mengatakan bahwa dirinya ikut menjadi korban kekejaman rezim Soeharto dan SBY.

“Itu kenyataan? Motif saya? saya korban kekejaman dan korupsi Soeharto dan SBY! saya rakyat jelata, seperti kebanyakan orang!Kenapa pak? Anda rela duit rakyat NKRI dimaling dan dirampok Soeharto dan SBY?” ungkapnya.

Dosen Institut Ilmu Politik Sciences-Po Bordeuax, Prancis ini mengungkit korupsi Bang Century dan korupsi Hambalang yang diduga melibatkan SBY.

“YM. Bapak @SBYudhoyono mohon jelaskan ke rakyat NKRI soal korupsi Century Rp. 6,7 trilyun, korupsi Hambalang Rp. 2,5 trilyun, dll. Benarkah Bapak, Pak Budiono, Gub/Wagub BI, politisi Demokrat, dll. terlibat, agar tidak jadi fitnah?,” tandas Ayang Utriza Yakin. (one/dal//fin).