Indonesia Alami Peningkatan Konsumsi Alkohol 10 Tahun Terakhir

Ribuan Botol Miras Disita di Beji dan Pancoranmas
Ilustrasi miras

Langkah Yuridis

Meskipun demikian, sampai saat ini belum ada pengaturan terkait konsumsi minuman beralkohol secara komprehensif.


“Pengaturan terkait konsumsi minuman beralkohol sampai saat ini masih tersebar mulai dari tingkat peraturan perundang-undangan sampai pada peraturan daerah,” tutur dia.

Selain itu, peraturan yang ada tersebut belum mengatur konsumsi minuman beralkohol secara spesifik dan komprehensif.

Mulai dari produksi, peredaran sampai pengonsumsian beserta upaya perlindungan dari efek negatif minuman beralkohol.


Sedangkan perundang-undangan terkait konsumsi minuman beralkohol yang ada sampai saat ini antara lain, peraturan yang berkaitan dengan larangan minuman beralkohol.

“Peraturan terkait dengan investasi industri, izin usaha, minuman beralkohol, pengenaan cukai, tindak kriminal sebagai efek dari mengonsumsi minuman beralkohol, dan Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur minuman berlakohol,” paparnya.

Karena itu, MUI menilai perlu dilakukan inventarisir problem hukum dalam skala lokal dan nasional yang diakibatkan minuman beralkohol.

“Serta mengkaji secara kritis langkah-langkah yuridis untuk meminimalisir peredaran minuman beralkohol,” jelasnya. (arf/pojoksatu)