Bagi-bagi Sembako di Grogol jadi Kerumunan, Novel PA 212 Gak Mau Tahu, Pokoknya Jokowi harus Senasib dengan HRS

Wakil Sekjen PA 212 Novel Bamukmin

POJOKSATU.id, JAKARTA – Wakil Sekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menuntut Presiden Jokowi merasakan apa yang dirasakan Habib Rizieq Shihab (HRS).


Itu disampaikan Novel terkait kerumunan yang terjadi saat Presiden Jokowi bagi-bagi sembako di Grogol sampai menjadi kerumunan.

Menurut Novel, apapun alasannya, Presiden Jokowi harus diproses hukum.

Itu sama dengan yang dialami mantan imam besar Front Pembela Islam (FPI) yang terjerat kasus kerumunan.


“Jokowi harus diproses hukum karena yurisprudensinya sudah jelas dengan IB HRS divonis delapan bulan penjara,” kata Novel kepada JPNN.com (jaringan PojokSatu.id), Rabu (11/8/2021).

Mantan pentolan FPI ini menyebut, kasus kerumunan orang nomor satu di Indonesia itu bukan kali ini saja terjadi.

Karena itu, tidak ada alasan dan harus diproses secara hukum sehingga memberikan efek jera.

“Apalagi saat ini masih ketat perberlakuan PPKM sehingga ulah Jokowi sangat fatal,” tegasnya.

Bukan hanya menimbulkan kerumunan, tindakan itu juga dinilai Novel sudah melecehkan hukum.

“Tindakan tersebut jelas melecehkan aturan prokes juga aturan hukum yang ada,” sambungnya.

Tidak hanya itu, Novel juga menyebut tindakan Jokowi itu menjadi contoh buruk bagi masyarakat.