Pertanyaannya, kok ICW Ributin Moeldoko? Tapi Temuan BPK di DKI kok Mingkem? Ada yang Tahu?

Kantor Indonesia Corruption Watch (ICW). Foto Tempo

POJOKSATU.id, JAKARTA – Langkah Indonesia Corruption Watch (ICW) yang meributkan Moeldoko dalam dugaan keterlibatan bisnis obat Covid-19 Invermectin patut dipertanyakan.


Pasalnya, ada kasus lain di depan pelupuk mata, tapi tak digubris oleh ICW.

Itu terkait temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Pemprov DKI Jakarta baru-baru ini.


Yakni, adanya sejumlah pemborosan anggaran dalam hal pengadaan alat rapid tes dan masker dengan nominal sekitar Rp7 miliar.

Sayangnya, ICW sama sekali tak menyentuh dan menyoroti temuan BPK di DKI Jakarta itu.

Demikian penilaian yang disampaikan Ketua Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Indonesia (AMPI) Joko Aprilianto dalam keterangannya, Senin (9/8/2021).

“Pemprov DKI Jakarta telah beberapa kali membeli barang dengan kelebihan bayar sesuai temuan BPK, namun ICW hanya diam,” heran Joko dikutip dari JPNN (jaringan PojokSatu.id).

Padahal, sambung Joko, temuan BPK di Pemprov DKI itu tidak menutup kemungkinan adanya potensi korupsi.

“Padahal kasus pembelian kelebihan bayar bisa menjadi potensi korupsi harga barang,” terangnya.

Di sisi lain, ICW malah menuding Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Moeldoko berburu rente dalam bisnis Ivermectin.

“Saya mempertanyakan suara ICW sibuk menyoroti pada kejadian yang hanya berdasarkan prasangka dan berpotensi fitnah seperti tuduhan kepada Moeldoko,” ucapnya.