Kerja Malam, Ardita Gantung Diri di SPBU Marga

I Kadek Ardita gantung diri di SPBU Marga

POJOKSATU.id, BALI – I Kadek Ardita, karyawan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Marga, mengakhiri hidungnya. Ardita gantung diri di SPBU tempatnya bekerja pada Sabtu malam (7/8) sekitar pukul 19.15 WITA.

Ardita ditemukan dalam kondisi tergantung di garasi SPBU Marga di Banjar Base, Desa Marga, Kecamatan Marga, Tabanan, Bali.

Pria yang tinggal di Banjar Lebah, Desa Marga itu gantung diri menggunakan selendang berwarna merah.

“Aksi bunuh diri korban diketahui pertama kali rekan kerja korban I Putu Oka Putra,” kata Kapolek Marga AKP I Nyoman Suadi, Minggu (8/8).


Dari keterangan saksi Putu Oka, sebelum kejadian, korban datang ke SPBU Marga untuk bekerja sekitar pukul 19.00 WITA.

Kala itu korban datang dengan mengendarai sepeda motor Yamaha NMAX DK 6402 GAT. Korban langsung menuju garasi.

Selang beberapa menit, rekan kerja korban I Gusti Ngurah Ketut Yudiantara ketika akan sembahyang di bagian belakang kantor melihat korban sudah dalam keadaan tergantung menggunakan kain selendang warna merah yang diikatkan pada besi rangka kanopi garasi.

“Saksi meminta tolong kepada karyawan lainnya. Agar korban segera diturunkan untuk menyelamatkan nyawa korban,” ucap Kapolsek.

Saksi berusaha menolong korban dengan cara menurunkan dan melonggarkan jeratan tali di leher Ardita.

Korban kemudian dibawa ke Klinik Apitjaring Desa Batannyuh, Marga. Selanjutnya dibawa ke RS Tabanan.

“Sayangnya setelah tiba di BRSU Tabanan dilakukan pemeriksaan terhadap korban, korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” ungkapnya. (zul/yor/radarbali)