Polisi Tentukan Hasil Gelar Perkara Kasus Jerink, Hasilnya

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus. Foto IST

POJOKSATU.id, JAKARTA- Polda Metro Jaya mengaku tengah gelar perkara penentuan tersangka dalam kasus dugaan pengancaman lewat media sosial dengan terlapor Gede Ari Astina alias Jerinx.


“Sore ini, kami melakukan gelar perkara untuk menentukan statusnya itu sudah memenuhi unsur gak jadi tersangka,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Jumat 6 Agustus 2021.

Dirinya menjelaskan, kalau Jerinx naik statusnya dari saksi terlapor jadi tersangka dalam gelar perkara, maka penyidik akan menjadwalkan pemanggilan dirinya untuk diperiksa sebagai tersangka.

Polda Metro Jaya akan langsung memanggilnya pekan depan. Maka dari itu, lanjut Yusri, perlu menunggu hasil gelar perkara rampung dulu. Dia minta bersabar sampai gelar perkara rampung.


“Kalau memang misal naik jadi tersangka, rencana Minggu depan kami jadwalkan panggil J ke Jakarta,” kata dia lagi.

Sebelumnya diberitakan, Adam Deni melaporkan Jerinx ke Polda Metro Jaya atas tuduhan dugaan melakukan perbuatan pidana disertai ancaman kekerasan dan/atau pengancaman melalui media elektronik.

Hal itu sebagaimana diatur Pasal 335 KUHP dan/atau Pasal 29 juncto Pasal 45B Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Kasus tersebut bermula saat Adam Deni berkomentar dalam beberapa unggahan Jerinx. Ia menanyakan data mengenai endorsement COVID-19 yang dituduhkan Jerinx ke beberapa artis Tanah Air. Beberapa hari kemudian, Jerinx menghubungi Adam, Jerinx menuduh Adam sebagai orang yang menyebabkan akun Instagramnya hilang.

Pada saat berbincang melalui telepon, Adam merasa Jerinx telah mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas. Adam juga mengaku merekam percakapannya dengan Jerinx tersebut.

(dhe/pojoksatu)