Wagub Jabar Paparkan Kondisi Energi Jabar kepada DEN

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum. (Foto: Biro Adpim Jabar)

Sementara konsumsi gas alam PSO dari tahun 2015 sampai tahun 2020 terus meningkat setiap tahunnya, di mana pada tahun 2015 konsumsi gas PSO mencapai 1,18 juta MT atau 8,69 MBOE dan meningkat hingga 7,56 juta MT atau 55,47 MBOE pada tahun 2020.


“Pembangunan biogas di Provinsi Jawa Barat dimulai dari tahun 2006 hingga terakhir yang dibangun pada tahun 2019.

Pembangunan tersebar di 14 kab/kota dengan total 2014 infrastruktur terbangun masing-masing 4 m3 untuk biogas individual dan total 112 infrastruktur terbangun masing-masing 10m3 untuk biogas komunal,” katanya.

“Sedangkan di kabupaten kuningan terdapat fasilitas biogas komunal dengan kapasitas 100 m3. Ada pula tahun 2020 disimpulkan biogas mampu menghasilkan 902,21 MBOE,” tambah dia.


Sementara itu, Uu juga menyebutkan total bauran energi Jabar tahun 2020 sebesar 839.98 MBOE.

Data tersebut diperoleh dari penyediaan BBM dan LPG sebesar 303.32 MBOE, penyediaan EBT non Listrik sebesar 0.9 MBOE serta input energi PLT setempat sebesar 535.76 MBOE.

“Adapun data penyediaan gas bumi dan penyediaan batu bara tidak dapat ditampilkan dikarenakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak memiliki kewenangan untuk mengelola data tersebut, namun menggunakan baseline data yang berasal dari Kementerian ESDM,” pungkasnya.