Megawati Tanggapi Pernyataan AS, ‘Saya Enggak Mau Negaraku Kelelep’

Megawati Soekarnoputri
Megawati Soekarnoputri

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menanggapi pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden yang memprediksi Jakarta akan tenggelam.


“Spesifik loh, dia bilang Indonesia akan tenggelam 10 tahun lagi. Apa enggak garuk-garuk kepala. Apa yang harus kita lakukan?” tutur Megawati dalam peluncuran Sistem Peringatan Dini Multi Bahaya Geo-Hidrometeorologi secara virtual, Rabu (4/8).

Mega lantas meminta kepada semua pihak, termasuk elite PDI Perjuangan untuk lebih peduli terhadap isu lingkungan hidup serta pemanasan global.

Soal pernyataan Joe Biden pun sudah disampaikan Mega kepada Presiden Joko Widodo.


Menurut Mega, prediksi Jakarta tenggelam sejalan dengan rencana pemerintah yang akan memindahkan Ibukota Negara ke Kalimantan Timur.

Terlepas dari itu, Megawati mengaku akan selalu berbicara mengenai isu lingkungan hidup.

Perhatian Megawati kepada lingkungan merupakan wujud kepeduliannya kepada bangsa.

“Saya enggak mau negaraku kelelep,” tegas Presiden kelima RI ini.

Prediksi Joe Biden

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyinggung potensi Jakarta tenggelam dalam 10 tahun ke depan.

Prediksi itu disampaikan Joe Biden dalam pidatonya di hadapan para pemimpin badan intelijen di AS pada 27 Juli 2021 lalu.

Orang nomor satu di negara adidaya itu menyebut bahwa Jakarta terancam tenggelam akibat perubahan iklim yang tengah melanda dunia.

“Apa yang terjadi di Indonesia jika proyeksinya benar bahwa dalam 10 tahun ke depan, mereka mungkin harus memindahkan ibu kotanya karena mereka akan berada di bawah air?” ujar Biden seperti dikutip dari situs resmi White House, whitehouse.gov pada Jumat (30/7/2021).

Ini bukan kali pertama Jakarta mendapat peringatan terkait potensi kehilangan daratan.

Sejumlah riset yang dilakukan lembaga nasional dan internasional memperingatkan bahwa Ibu Kota Negara Indonesia terancam tenggelam akibat perubahan iklim.

Badan Penerbangan dan Antariksa AS, NASA sebelumnya telah melaporkan bahwa meningkatnya suhu global dan mencairnya lapisan es membuat sejumlah kota di pesisir pantai, seperti Jakarta terancam tenggelam akibat luapan air laut yang semakin tinggi.

Jauh sebelum NASA, lembaga nasional seperti tim peneliti geodesi dari Institut Teknik Bandung (ITB) hingga Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sudah melakukan riset tentang penurunan permukaan tanah dan meningkatnya permukaan air laut di pesisir Jakarta. Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin 95 persen wilayah Jakarta akan tenggelam pada 2050 mendatang. (rmol/pojoksatu)