Lingkaran Sumbangan 2 T, Namanya Disebut Kapolda Sumsel, Kadinkes Sebut Prof Hardi

Kadinskes Sumsel, Lesty Nuraini. Foto net
Kadinskes Sumsel, Lesty Nuraini. Foto net

Dalam komunikasi via telepon itu, Lesty menceritakan sebagaimana cerita Prof Hardi yang disampaikan kepadanya.


“Mungkin karena mendengar ada niat baik dari keluarga Akidi Tio yang akan menyumbang untuk penanganan Covid-19, Kapolda mengizinkan,” ujar dia.

Karena menurut Kapolda, kata Lesty, tidak salahnya orang menyumbang.

Apalagi ada orang yang berniat baik untuk membantu masyarakat di tengah Pandemi Covid 19.


Akan tetapi, Lesty menegaskan bahwa dirinya mengenal keluarga almarhum Akidi Tio.

Dirinya hanya mengenal akrab Prof Hardi yang disebutnya sebagai dokter senior di Sumsel.

“Saya sama sekali tidak mengenal (keluarga Akidi Tio). Tapi saya sangat mengenal dan dekat dengan Prof Hardy. Beliau kan dokter senior,” ujar dia.

Gagasan Prof Hardi

Lesty juga mengungkap, gagasan penyerahan sumbangan secara simbolis juga datang datang dari Prof Hardi.

“Penyerahan pertama dilakukan di ruangan Kapolda. Semua itu atas keinginan Prof Hardi,” ungkapnya.

Baru setelah itu, penyerahan sumbangan itu kemudian dipublikasikan ke media dalam acara seremonial.