Mabes Polri Beberkan Fakta Terbaru Bilyet Giro Heriyanti Anak Akidi Tio, Ternyata oh ternyata….

Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono. Foto Humas Polri

POJOKSATU.id, JAKARTA – Mabes Polri mengungkap fakta baru rekening Bilyet Giro anak Akidi Tio, Heriyanti, usi dilakukan pengecekan saldo.


Didapati, saldok dalam Bilyet Giro yang diserahkan Heriyanti melalui Kapolda Sumsel itu ternyata tidak hanya kurang dari Rp2 triliun.

Melainkan juga sudah jatuh tempo pada 2 Agustus 2021 lalu.

Hal itu diungkap Kadiv Humas Polri, Irjen pol Argo Yuwono kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Pusat, Rabu (4/8/2021).


“Pada tanggal 29 juli, yang bersangkutan memberikan Bilyet Giro ke Polda Sumsel yang jatuh temponya pada tanggal 2 Agustus 2021,” ungkap Argo.

Kemudian, Polda Sumsel mendatangi bank yang tertera dan melakukan kliring untuk mengambil sumbangan Rp2 triliun tersebut.

“Ternyata dari bank itu memberikan keterangan bahwa saldo tidak mencukupi,” ujarnya.

Akibatnya, Polda Sumsel langsung melakukan penyelidikan untuk mencari tahu motif di balik pemberian sumbangan bernilai fantastis tersebut.

“Penyidik mencari apa motifnya dan apakah maksudnya kepada yang terkait untuk menyumbang penanganan Covid di Sumsel,” jelasnya.

Dalam hal ini, Mabes Polri juga langsung menurunkan tim ke Palembang untuk melakukan serangkaian klarifikasi terhadap Kapolda Sumsel, Irjen Eko Indra Heri.

“Dari Mabes Polri sudah menurunkan tim internal. Yaitu dari Irsus Itwasum Mabes Polri, dan dari Paminal Divpropam Polri,” bebernya.

Argo menjelaskan, tim ini nantinya akan meminta kejelasan perihal sumbangan yang menghebohkan publik itu.

Akan tetapi, Argo enggan membeberkan secara rinci terkait pemeriksaan terjadap Eko.

“Itu adalah ranah dari klarifikasi internal,” tegasnya.

Karena itu, pihaknya meminta publik agar bersabar dan menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan.

“Kita tunggu saja hasil daripada kegiatan penyelidikan dan pemeriksaan internal,” tandas Argo.