Komentari Soal Baliho Puan Maharani Ada Dimana-mana, Aktivis 98: Pasang Baleho Mahal, Mending Bantu Rakyat

Baliho Puan Maharani (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA- Ketua Relawan Jokowi Mania (Joman) Emmanuel Ebenezer menyarankan elite PDIP menyumbangkan gajinya untuk membantu warga yang terdampak pandemi Covid-19.


Daripada patungan memasang baliho Ketua DPR RI, Puan Maharani di setiap daerah yang menelan biaya tidak sedikit.

“Pasang baliho di jalan-jalan pasti makan biaya tinggi dan saran kami lebih baik elite-elite di PDIP patungan gajinya, sumbangkan saja uang mereka buat rakyat sedang kesusahan daripada buat baliho,” ujarnya kepada Pojoksatu.id di Jakarta, Selasa (3/8/2021).

Menurut pria akrab dipanggil Noel itu, biaya untuk pasang baliho tersebut juga bisa dijadikan berupa bantuan paket sembako.


“Kan juga uang-uang untuk baliho itu bisa dijadikan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, masih banyak masyarakat butuh bantuan pejabat negeri ini, kita harus melek sebagai pejabat negara,” ucapnya.

Aktivis 98 itu menyebutkan, sebagai orang nomor satu di DPR yang menjadi penyambung lidah masyarakat, seharusnya memberikan perhatian lebih kepada rakyatnya.

“Seharusnya sekelas Ketua DPR RI bisa menghadirkan keberpihakannya bukan menghadirkan baliho-baliho di tengah pandemi,” tandas Noel.

Sebelumnya, Politikus PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno merespon maraknya baliho Puan Maharani yang terpasang di pinggir jalan.

Ia menyebut baliho-baliho bergambar wajah Puan Maharani yang diberbagai daerah dipasang secara spontan oleh pengurus PDIP di daerah.

Ia mengatakan bahwa para pengurus daerah banyak memasang baliho bertemakan imbauan Puan terkait pandemi virus corona (Covid-19.

“Ya karena kondisinya lagi pandemi dan ada varian baru Delta, sehingga pengurus DPC dan DPD spontan memasang baliho-baliho terkait imbauan Bu Puan Maharani agar kita mentaati protokol kesehatan,” kata Hendrawan kepada wartawan, Jumat (30/7).

Hendrawan menyatakan bahwa DPP PDIP tak pernah mengeluarkan instruksi kepada pengurus daerah untuk memasang baliho tersebut. Dengan kata lain, inisiatif pengurus di daerah.

Menurutnya, baliho Puan berisikan tentang imbauan dan peringatan tentang bahaya Covid penting untuk di sosialisasikan kepada masyarakat.

Hal itu bertujuan untuk membangun kesadaran bersama masyarakat agar menjaga protokol kesehatan dengan disiplin.

“Itu kan yang kita butuhkan dalam menghadapi Covid ini. Maka pada hitungan terakhir siapa yang lebih cepat masuk dalam normalitas baru adalah masyarakat yang disiplin,” ucapnya.

(muf/pojoksatu)