Mahasiswa IPB University Ungkap Kesuksesan Desa Galuga Bogor Tangani COVID-19

POJOKSATU.id – Mahasiswa IPB University yang sedang menjalankan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) ungkap proses penanganan pandemi COVID-19 di Desa Galuga, Bogor. Penanganan COVID-19 di Desa Galuga minim penyebaran dan tanpa kasus kematian.


Dilansir dari situs resmi pemerintah kabupaten bogor, Boga Peta (https://geoportal.bogorkab.go.id/covid19/), penanganan COVID-19 di Desa Galuga ternyata cukup dianggap berhasil. Tercatat per tanggal 28 Juli 2021, akumulasi kasus COVID-19 di Desa Galuga hanya berjumlah delapan orang dengan total kasus sembuh sebanyak delapan dan tanpa kasus kematian.

Keberhasilan tersebut tak lepas dari berbagai usaha perangkat desa dalam menangani COVID-19. Kepala Desa Galuga, Endang Sujana menyebutkan bahwa perangkat desa telah melakukan berbagai usaha guna menekan penyebaran COVID-19 di Desa Galuga.

“Mulai dari pencerdasan warga (dua kali sosialisasi), bagi-bagi masker (15 ribu lembar), menyiapkan tiga fasilitas isolasi, lima fasilitas cuci tangan di depan Kantor Desa Galuga, penyemprotan disinfektan hingga bantuan finansial 400 ribu rupiah untuk rumah terdampak,” ujar Kepala Desa Galuga kepada Tim KKN-T mahasiswa IPB University di Kantor Desa Galuga.


Sejalan dengan hal di atas, tenaga kesehatan Puskesmas Cijujung, Mega Purnama Sari ikut menambahkan bahwa sebagai penanggung jawab pelaksanaan vaksinasi, Puskesmas Cijujung akan terus berupaya melaksanakan vaksinasi secara menyeluruh.

“Pada 15 Maret lalu kami telah melakukan vaksinasi dosis kesatu untuk Desa Galuga, totalnya ada 52 orang. Pada 29 Maret, vaksinasi dosis kedua ada 39 orang. Di tanggal 23 Juni dan 28 Juni juga ada vaksinasi untuk dosis satu. Ada 50 dosis untuk tanggal 23 Juni dan 70 dosis untuk tanggal 28 Juni,” ujarnya.

Meskipun upaya penekanan COVID-19 di Desa Galuga cukup dianggap berhasil, Kepala Desa Galuga menekankan bahwa perangkat desa dan berbagai elemen masyarakat akan terus berupaya memastikan penanganan COVID-19 di Desa Galuga terus dilaksanakan dengan baik.

“Kalau bisa tidak ada kasus,” ujar Endang Sujana selaku Kepala Desa Galuga.

(**/Zul)