Bocah Arga Video Call Jokowi, Ibu Dan Ayahnya Meninggal Karena Covid-19

Arga video call Jokowi

POJOKSATU.id, TENGGARONG – Video anak mengumandangkan azan di pemakaman ibunya viral di media sosial. Bocah 13 tahun itu bernama Arga.


Dengan menggunakan alat perlindungan diri (APD) lengkap, Arga mengumandangkan azan di pemakaman ibunya.

Orang tua Arga, Ali Yusni dan Deasy Setiawati meninggal dunia karena terpapar Covid-19. Keduanya meninggal dalam waktu hampir bersamaan.

Video Arga mengumandangkan azan di pemakaman ibunya di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, mendapat perhatian dari Presiden Jokowi.


Jokowi langsung menghubungi anak kedua dari empat bersaudara itu melalui video call pada Rabu (28/7).

Jokowi memberikan semangat kepada Arga dan tiga saudaranya, Arya (17 tahun), Abrar (8 tahun), dan Aira (4,5 tahun).

Empat anak tersebut kini tinggal di rumah nenek mereka di Jalan Tenis Lapangan, Gang 2 Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Arga Ingin Jadi Polisi

Saat video call dengan Jokowi, Arga didampingi Bupati Kukar Edi Damansyah, Kapolres Kukar AKBP Arwin Amri Wientama, dan Dandim 0906/Tgr Letkol (Inf) Charles Alling.

Empat bersaudara ini menerima langsung bantuan uang tunai Rp 25 juta yang dikirim kepada anak sulung.

Presiden Jokowi berpesan agar empat bersaudara ini bisa bersemangat dalam belajar, serta bantuan tersebut bisa digunakan sebaik-baiknya.

Jokowi juga menyampaikan rasa dukacitanya dan mendoakan empat bersaudara ini menjadi anak yang sukses.

“Saya berharap bantuan ini dapat digunakan untuk keperluan sehari-hari dan bermanfaat,” ujar Jokowi.

Saat menggelar video call, Arga ditemani si bungsu Ayra. Dengan mengenakan kemeja biru, Arga tampak tegar.

“Saya mendoakan ayah dan ibu mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan semoga kakak adik diberi ketabahan,” kata Arga.

Presiden Jokowi sempat menanyakan kondisi kakak dan adik Arga yang terpapar Covid-19. Selain itu, Jokowi sempat menanyakan keinginan Arga yang lainnya.

“Arga pengin apa lagi?” tanya Presiden Jokowi.

“Ingin jadi polisi,” jawab Arga.

Jokowi juga meminta agar empat bersaudara ini bersabar dan menganggap keluarga lainnya seperti orangtua sendiri.

“Salam sama keluarga di sana ya,” kata Jokowi.

Setelah itu, Arga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Kukar Edi Damansyah.

Secara singkat, Arga juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang memberinya bantuan.

Sementara itu, Bupati Kukar Edi Damansyah mengaku merasa mendapat kehormatan di tengah perhatian Presiden yang berkomunikasi langsung dengan anak almarhum.

Menurutnya, Presiden Jokowi mengirimkan uang tunai sebesar Rp 25 juta ke rekening anak sulung.

Selain itu, ada tambahan 10 juta dari seseorang yang menurut bupati tidak ingin disebutkan namanya.

Bupati juga secara pribadi sempat memberikan boneka serta sepeda kepada anak almarhum.

“Silakan bagi para dermawan kalau mau menyumbang. Tadi cita-citanya ingin jadi polisi. Pak Kapolres nanti yang mengawal,” katanya. (qi/kri/k16/prokal)