Sumbangan Akidi Tio Rp2 Triliun Tampar Artis Dan Orang Kaya Suka Pamer Harta

Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri terima bantuan Rp2 triliun dari keluarga Akidi Tio

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sumbangan Akidi Tio Rp2 triliun untuk penanganan pandemi Covid-19 menampar para artis dan orang kaya yang suka pamer harta.


Almarhum Akidi Tio adalah seorang pengusaha asal Sumatera Selatan yang namanya tidak terlalu dikenal publik.

Akidi Tio lahir di Langsa, Aceh Timur. Akidi Tio meninggal dunia pada tahun 2009 lalu dalam usia 89 tahun. Ia dimakamkan di Palembang.

Meski namanya tidak terlalu terkenal, pengusaha dermawan ini merelakan hartanya Rp2 triliun digunakan untuk membantu penangnan pandemi Covid-19.


“Mungkin apa yang dilakukan oleh almarhum bapak Akidi Tio pengusaha dari Sumatera Selatan yang tidak dikenal oleh banyak orang ini menampar kita semua,” ucap Denny Siregar dalam video yang diunggah di akun Facebooknya, Rabu (28/7).

BACA: Bantuan Akidi Tio Rp2 Triliun Dipuji, Denny Siregar Sindir Penggalangan Donasi Palestina

Denny Siregar menyebut bantuan Akidi Tio Rp2 triliun menampar para artis dan orang kaya yang suka pamer harta.

“Menampar para orang kaya baru yang hartanya masih bisa dihitung tapi sudah menyebut dirinya Sultan,” kata Denny.

“Menampar para artis yang sibuk pamer mobil dan rumah mewah tapi tidak sedikitpun terdengar bantuannya untuk kemanusiaan yang mulia,” jelasnya.

Sumbangan Akidi Tio Tampar Orang Rasis

Dikatakan Denny, bantuan Akidi Tio juga menampar orang-orang rasis yang berdonasi tapi masih melihat siapa yang harus dibantu dan agamanya apa.

“Termasuk beliau (Akidi Tio) menampar saya juga dan kita semua supaya terus berusaha berbuat baik tanpa banyak bertanya dan tidak perlu terlihat di permukaan,” beber Denny.

Denny menyampaikan terima kasih kepada keluarga almarhum Akidi Tio atas sumbangannya Rp2 triliun.

Ia juga berterima kasih kepada para pengusaha yang telah menyumbangkan hartanya tetapi tidak mau disebutkan namanya.

“Nama kalian akan harum di akhirat sana karena perhitungan Tuhan akan adil seadil-adilnya,” kata Denny.

“Di masa pandemi ini bantuan apapun akan sangat berguna karena wabah tidak mengenal etnis apa, agama apa, ras apa, semua dihajarnya. Dan kita harus bersyukur masih banyak orang-orang baik yang menjaga negeri ini,” ucapnya.

Denny Siregar mengutip pesan legenda khalifah Ali bin Abi Thalib, “Mereka yang bukan saudaramu dalam iman adalah saudaramu dalam kemanusiaan”. (one/pojoksatu)