Diungkap Senator Papua, Ada 2 Keanehan Anggota TNI Injak Kepala Warga: Tidak Masuk Logika Manapun

Anggota DPD RI asal Papua, Filep Wamafma

POJOKSATU.id, JAKARTA – Anggota DPD RI asal Papua, Filep Wamafma ungkap keanehan dua anggota TNI AU injak kepala warga Merauke, Papua.

Terlebih, warga itu adalah penyandang disabilitas.


Keanehan pertama, kenapa dua anggota TNI AU berstatus provos menjemput korban di rumah makan.

“Hal ini tidak masuk dalam logika mana pun. Sebagai seorang politikus dan akademisi, saya menilai hal ini tidak masuk akal,” ungkapnya dikutip dari Antara, Rabu (28/7/2021).

Karena itu, ia mempertanyakan tugas dan fungsi provos yang turun tangan hanya gegara soal makan di warung makan.


“Tetapi melakukan penjemputan paksa dan tindakan main hakim sendiri,” kecamnya.

Keanehan kedua, Filep adalah tempat kejadian perkara yang ternyata adalah warung makan.

Menurutnya, tidak ada peristiwa apapun yang berkaitan dengan tidak pidana umum atau tertentu.

“Sebagaimana Undang-Undang, yang diberikan kewenangan dalam hal ini adalah kepolisian,” sambungnya.

Filep menegaskan, pihaknya sudah sering mengingatkan Panglima TNI maupun Kapolri agar menghentikan kekerasan dan segala tindakan yang tidak sesuai dengan perikemanusiaan terhadap warga Papua.

Karena itu, dia berharap penanganan persoalan di Papua selalu mengedepankan dialog damai dan penerapan empat pilar kebangsaan.