Sekjen DPR Angkat Suara Soal Fasilitas Isoman Mewah Khusus Anggota Dewan, Katanya Begini

libur lebaran
Ilustrasi hotel. (JawaPos)

POJOKSATU.id, JAKARTA- Sekertaris Jenderal (Sekjen) Indra Iskandar akhirnya angkat suara terkait dengan fasilitas isolasi mandiri (Isoman).


Itu berupa hotel bintang lima yang diberikan kepada Sekjen DPR kepada para anggota DPR yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Indra mengatakan, hal tersebut dilakukan lantaran anggota DPR komplain karena isoman di rumah dinas pribadi berpotensi menularkan kepada orang lain.

“Mereka komplain tidak mau Isoman di rumah sendiri karena beresiko menularkan kepada orang lingkungannya di kompleks Kalibata DPR,”ujarnya saat dihubungi, Selasa (27/7/2021).


Indra mengungkapkan, penyediaan hotel tersebut meniru dari sejumlah kementerian dan lembaga yang terlebih dahulu menyediakan fasilitas isoman.

Indra mengatakan, untuk mengantisipasi kalau nanti ada anggota DPR yang positif supaya tidak berada di lingkungan Kompleks Kalibata.

Sebab, hal tersebut akan menimbulkan risiko di dalam rumahnya dan juga di dalam lingkungannya.

Kendati demikian, Indra berharap tidak ada anggota dewan yang terpapar virus asal kota Wuhan, China itu.

“Tentu kerja sama kami dengan Ibis, dengan Oasis. Ini pun ya doa kami mudah-mudahan nggak ada yang masuk ya. Itu kan cuma untuk ini prepare kami,” tuturnya.

Indra mengungkapkan, fasilitas ismon tersebut juga diperuntukkan untuk staf dan juga PNS, tidak termasuk keluarga mereka.

“Mereka juga difasilitasi hotel yang sama, yakni kelas bintang 3. Termasuk staf, PNS, tanpa keluarga tapi ya yang ditanggung negara,” pungkasnya.

Sebelumnya, di media sosial dan pesan dalam aplikasi WhatsApp beredar surat atas nama Sekertariat Jendral (Sekjen) DPR RI tentang informasi fasilitas isolasi mandiri khusus anggota DPR.

Surat bernomor SJ/09596 SETJEN DPR RI/DA/07/2021 itu tanggal 26 Juli 2021 itu ditandatangani oleh Sekjen DPR, Indra Iskandar.

Isi surat itu menyatakan bahwa Sekjen DPR menyediakan fasilitas isolasi mandiri gratis di hotel Oasis Amir bagi semua anggota DPR yang terkonfirmasi positif Covid-19.

(muf/pojoksatu)