Politisi PKB Mulai Kritik Jokowi: Kurangnya Vaksinator Membuat Program Vaksinasi Menjadi Lamban

Virus-Corona
Ilustrasi virus corona.

POJOKSATU.id, JAKARTA— Pemerintah Jokowi-MA diminta untuk terus mempercepat vaksinasi Covid-19 secara masif dan merata. Terbaru kritik disampaikan politisi PKB Maman Imanulhaq.


Meskipun angka vaksinasi terbilang tinggi, namun masih ada beberapa kendala di lapangan.

Salah satu kendalanya adalah minimnya orang menyuntikan vaksin (vaksinator).

Imbasnya, target waktu vaksinasi kepada seluruh masyarakat Indonesia bisa molor.


Salah satu kendala yang paling terasa adalah kurangnya vaksinator di sejumlah daerah.

Begitu disampaikan Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB Maman Imanulhaq dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (27/7).

“Kita perlu mempercepat vaksinasi secara merata di berbagai wilayah. Namun kurangnya vaksinator membuat program vaksinasi menjadi lamban,” ujar Maman Imanulhaq

“Ini perlu dicarikan solusinya agar vaksinasi cepat tercapai kepada seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Kang Maman, sapaan karib politisi PKB itu.

Adapun terkait kurangnya vaksinator, kata Kang Maman, para tenaga kesehatan yang telah purna tugas (pensiun) diharapkan bisa diberdayakan.

Ia juga mengusulkan agar pemerintah melibatkan para calon perawat yang saat ini masih menjadi mahasiswa.

“Kita bisa memberdayakan sumber-sumber vaksinator dari mana saja sepanjang mereka telah memiliki kecakapan dalam menjalankan tugasnya,” kata politisi PKB ini. (ral/rmol/pojoksatu)