Tentukan Status Hukum, Polisi Siap Gelar Perkara Kasus Jerinx, Artinya..

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus.

POJOKSATU.id, JAKARTA- Polda Metro Jaya mengaku akan tetap memproses kasus dugaan pengancaman melalui media elektronik yang diduga dilakukan oleh drummer grup band Superman is Dead (SID), I Gede Ari Astina alias Jerinx.


Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan meski belum memeriksa Jerinx, pihaknya tetap akan melakukan gelar perkara guna menentukan status kasus tersebut.

Kasus ini, katanya, bisa saja statusnya naik ke penyidikan dari penyelidikan dan bisa saja tidak dilanjut karena unsur pidananya tidak memenuhi.

“Nanti akan kami gelarkan, gelar internal nanti untuk bisa menentukan apakah ini memenuhi unsur atau tidak bisa naik lidik ke sidik kami gelarkan dulu,” kata Yusri kepada wartawan ,Senin (26/7/2021)


Sejatinya, Jerinx diperiksa hari ini, namun, dirinya tidak hadir memenuhi panggilan polisi.

Jerinx beralasan sakit sehingga tidak dapat hadir.

Jika kasus tersebut naik ke sidik, artinya kasus memenui unsur pidana atau pasal yang dipersangkakan. Nantinya, polisi tinggal menentukan tersangka dalam kasus ini.

“Jadi gini, kami sudah undang dia, komunikasi dengan penyidik bahwa dia enggak bisa hadir dengan alasan sakit. Ya tidak apa-apa, ini kan baru klarifikasi masih penyelidikan,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Deni melaporkan Jerinx ke Polda Metro Jaya atas tuduhan dugaan melakukan perbuatan pidana disertai ancaman kekerasan dan/atau pengancaman melalui media elektronik.

Hal itu sebagaimana diatur Pasal 335 KUHP dan/atau Pasal 29 juncto Pasal 45B Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Rencananya, hari ini Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan Jerinx.

“Kami sudah kirim undangan klarifikasi. Kami jadwalkan hari Senin untuk hadir,” kata Yusri Yunus kepada wartawan.

Jerinx akan dimintai keterangannya oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.

Meski begitu, belum diketahui apakah yang bersangkutan akan hadir atau tidak. Namun, polisi berharap Jerinx bisa hadir.

“Mudah-mudahan saudara J mau hadir ke Polda Metro Jaya untuk diambil keterangannya,” jelas Yusri.

(dhe/pojoksatu)