Megawati Tanyakan Asal Kodok Darimana Dianggap Menyindir Seseorang, Ini Tafsiran Pengamat

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri

POJOKSATU.id, JAKARTA— Pakar komunikasi Emrus Sihombing menilai apa yang dikatakan Megawati Soekarnoputri tentang asal kodok darimana, murni untuk anak-anak. Tak ada tafsir menyindir seseorang.


Pernyataan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri saat memberikan pekerjaan rumah (PR) kepada anak-anak dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional 2021, tidak perlu dipersoalkan.

Pakar komunikasi Emrus Sihombing menilai, apa yang dikatakan Megawati murni untuk anak-anak.

“Semua murni tentang bagaimana hari anak dan kebaikan anak, di situ Bu Mega berperan sebagai guru bangsa bagi anak-anak,” ujar Emrus kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (23/7).


Menurutnya, pertanyaan Megawati justru bagus bagi anak-anak untuk belajar mencari tahu asal usul suatu hal.

“Dari mana asal kodok? Dari mana asal kupu-kupu? Bagus banget itu, begitulah guru yang baik,” katanya.

Pada peringatan hari anak yang dilaksanakan Kementerian PPPA, Megawati Soekarnoputri berpesan dalam belajar anak-anak tidak terpaku dengan pelajaran formal di sekolah.

Anak-anak, kata Ketua Dewan Pengarah BPIP ini, juga perlu keluar dan belajar dari alam atau lingkungan sekitar.

Lantas, Megawati memberikan pekerjaan rumah (PR) untuk anak supaya mencari tahu asal mula terciptanya kodok dan kupu-kupu.

“Ibu ingin bertanya, nanti ini PR, dari manakah asal kodok? Dari manakah asal kupu-kupu? Banyak anak sekarang tidak mengetahui, jadi itu PR ya dari ibu,” ucapnya.

Sebagai tokoh dan ketua umum partai politik, pernyataan Megawati pun ditafsirkan memiliki maksud lain daripada sekadar PR bagi anak-anak.

Tidak heran jika muncul anggapan Megawati tengah menyindir Presiden Joko Widodo.

Seperti diketahui, kodok merupakan salah hewan yang dipelihara Presiden Jokowi.

Kodok-kodok itu dipelihara di kolam yang berada Istana Bogor yang menjadi tempat tinggal Presiden Jokowi.(ral/rmol/pojoksatu)