Jabar Kehabisan Stok Vaksin, Gubernur Ridwan Kamil Sebut Vaksin Dosis Kedua Digelar Agustus

Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat memaparkan inovasi pelayanan publik Jabar di sektor pertanian dalam video conference Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021 KemenpanRB di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (5/7/2021). (Foto: Biro Adpim Jabar)
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat memaparkan inovasi pelayanan publik Jabar di sektor pertanian dalam video conference Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021 KemenpanRB di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (5/7/2021). (Foto: Biro Adpim Jabar)

POJOKSATU.id, JAKARTA— Vaksinasi dosis kedua untuk wilayah Jawa Barat (Jabar) tersendat. Sebab, pasokan vaksin dari pemerintah pusat baru akan tiba pada bulan Agustus mendatang.


“Vaksin dosis kedua akan datang bulan Agustus. Sekarang masih kosong, dari pusat baru datang bulan Agustus,” ucap Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (21/7).

Emil mengatakan, jatah vaksin yang ada di Jabar hanya tersisa 26 persen dan akan dipergunakan untuk vaksin dosis pertama.

“Yang 26 persen tidak untuk dosis kedua tapi untuk memperluas wilayah vaksin, saya instruksikan di sekolah dan vaksin keliling untuk meningkatkan persentase,” katanya.

Berdasarkan angka jumlah vaksinasi harian, Jabar diklaim lebih tinggi ketimbang provinsi lain. Namun, karena jumlah penduduk di wilayahnya sangat besar, maka targetnya pun sama besar.

“Dari 9 juta vaksin yang dijatahkan pemerintah, Jawa Barat 74 persen sudah selesai,” katanya.

“Memang masih perlu kerja keras, tapi karna jatah dari pusatnya segitu yah kita mampu menghabiskan sekian,” tutup Ridwan Kamil. (ral/rmol/pojoksatu)

Loading...