PPKM Darurat Diubah jadi Level 4, Komite Eksklusif KAMI: Kalau Makan Cabe Level 4 Mules-Mencret

Gde Siriana Yusuf
Gde Siriana Yusuf

POJOKSATU.id, JAKARTA – Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gde Siriana Yusuf menanggapi pengubahan istilah PPKM Darurat menjadi ‘level’.


Menurutnya, itu menjadi istilah baru yang dibuat pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Itu disampaikan Gde Siriana Yusuf melalui akun Twitter pribadinya, Rabu (21/7/2021), sebagaimana dikutip PojokSatu.id.

“Asyik ada istilah baru. PSBB, PSBB TERBATAS, PPKM, PPKM MIKRO, PPKM DARURAT, sekarang nambah PPKM LEVEL 4,” tulisnya.

Akan tetapi, ia juga mempertanyakan dasar penetapan suatu daerah dengan status level 1-4 itu.

“Tapi gak tau seperti apa derajat darurat dalam level 4, pakai range Level 1-10 atau 1-5?” heran dia.

“Gak tahu juga maknanya apa, Siaga-Awas-Waspada?” sambungnya.

Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (INFUS) ini lantas membandingkan pelevelan itu seperti cabe.

“Kalau makan cabe, level 4 udah bikin mules-mencret,” sindirnya.

Untuk diketahui, Pemerintah resmi memperpanjang PPKM Darurat sampai dengan 25 Juli 2021.

Setelah 26 Juli, istilah PPKM Darurat diganti menjadi Level 1-4.

Itu sebagaimana tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 22/2021 yang berisi tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali.

Penetapan level tersebut didasarkan atas indikator penyesuaian upaya kesehatan masyarakat dan pembatasan sosial dalam penanggulangan pandemi Covid-19 yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan.

Loading...