Akan Buka PPKM Darurat Bertahap, PKS: Harusnya Utamakan Nyawa

Anggota Komisi I DPR RI Sukamta (ist)
Anggota Komisi I DPR RI Sukamta (ist)

POJOKSATU.id, JAKAKARTA – Rencana pemerintah membuka secara bertahap PPKM Darurat menunjukkan bahwa pemerintah tengah dalam kebimbangan antara urusan kesehatan dan ekonomi.


Berkali-kali pemerintah bimbang sehingga kebijakan untuk atasi pandemi membingungkan dan tidak bisa berjalan efektif.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, Sukamta kepada wartawan, Rabu (21/7/2021).

”Semestinya pemerintah punya prinsip urusan nyawa didahulukan, kesampingkan dulu kepentingan ekonomi,” ujarnya.

“Saat ini sudah lebih dari 76 ribu anak bangsa yang meninggal karena Covid-19 setiap hari dilaporkan lebih dari 1.000 kematian,” sambung Sukamta.

Terlebih, sampai ada laporan ratusan warga meninggal saat isolasi mandiri. Kondisi itu sangat memprihatinkan.

“Jangan sampai pemerintah kembali bimbang yang risikonya semakin banyak kematian,” tegasnya.

Selain itu, selama 2 pekan PPKM Darurat, masih saja ada informasi daerah yang kekurangan oksigen dan antrean pasien di rumah sakit.

Juga, terjadi kekurangan tenaga kesehatan karena banyak yang berguguran tertular Covid-19.

”Pertama dan yang paling mendesak adalah pemerintah harus pastikan semua daerah telah siap fasilitas kesehatan, rumah sakit darurat, dan juga puskesmas untuk tangani pasien Covid-19,” tuturnya.

“Pastikan ketersediaan tenaga kesehatan dan insentifnya tidak terlambat diberikan. Para nakes dan relawan covid adalah garda terdepan untuk melawan Covid-19,” imbuhnya.

Loading...