NASA Prediksi Jakarta Tenggelam 2030, Wagub DKI: Silahkan saja

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. Foto: Firdausi/PojokSatu.id

ilmuan di East China Normal University, Dhritiraj Sengupta menyebut, sebagian besar lahan telah digunakan untuk pembangunan perumahan kelas atas dan lapangan golf.


“Penggunaan lahan seperti itu datang dengan risiko, karena berada di garis depan Jakarta yang tak terhindarkan melawan kenaikan permukaan laut dan gelombang badai,” kata dia.

Pulau-pulau buatan itu, sambung Sengupta, sering menggunakan campuran pasir dan tanah yang mengendap dan menjadi padat seiring waktu.

Namun, bahan itu berbahaya karena bisa cepat surut dan membuat tanah abrasi.


Sementara, dicatat pula sebagian wilayah DKI Jakarta Utara mengalami penurunan puluhan milimeter per tahun.

Di pulau-pulau buatan baru, angka itu melonjak hingga 80 milimeter per tahun. (ruh/pojoksatu)