Jokowi Ubah Statuta UI, Said Didu sampai Pakai Kata ‘Tel4njang’

Said Didu
Said Didu

POJOKSATU.id, JAKARTA – Mantan Sekretaris BUMN Said Didu menilai pemerintah sudah terlalu vulgar menunjukkan arogansinya dengan merevisi Statuta Universitas Indonesia (UI).


Dengan statuta baru itu, maka Rektor UI Ari Kuncoro diperbolehkan rangkat jabatan sebagai Komisaris Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

“Ini sudah sangat telanjang, menunjukkan bahwa aturan dibuat tidak untuk ditaati, tapi untuk kepentingan penguasa,” ujarnya kepada RMOL, Selasa (20/7/2021).

Said Didu pun sangat menyayangkan langkah Jokowi tersebut.

“Ini benar-benar bukan negara hukum, tapi negara kekuasaan. Hukum dibuat untuk kepentingan penguasa,” sambungnya.

Kendati demikian, ia menilai Rektor UI sejatinya sudah melanggar Statuta UI sebelumnya meski sudah direvisi.

Sebab, Ari Kuncoro diangkat sebagai Rektor UI pada Februari 2020. Sedangkan Statuta UI diubah statusnya per 2 Juli 2021.

Artinya, sudah setahun lebih Rektor UI melanggar aturan tetapi didiamkan.

“Perubahan PP Statuta UI itu tanggung, kalau begitu, Presiden bikin amnesti saja sekalian,” sindirnya.

Loading...