Pendukung Jokowi Tidak Kompak Lagi, Denny Siregar Desak PPKM Darurat Dihentikan, Teddy Gusnaidi Tak Setuju

Pendukung Jokowi, Denny Siregar (kiri) dan Teddy Gusnaidi (kanan)
Pendukung Jokowi, Denny Siregar (kiri) dan Teddy Gusnaidi (kanan)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Para pendukung Jokowi tidak kompak lagi dalam menyikapi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.


Beberapa pendukung Jokowi setuju PPKM Darurat diperpanjang. Namun ada pula yang menolak tegas.

Salah satu pendukung Presiden Jokowi yang menolak keras PPM Darurat diperpanjang yakni Denny Siregar.

Penulis buku ‘Tuhan Dalam Secangkir Kopi’ ini mengatakan masyarakat kecil sangat terdampak dengan pemberlakukan PPKM Darurat.

“Pak @jokowi lihatlah ke bawah, ke masyarakat yang paling terdampak PPKM darurat. Jangan lihat kelas menengah dan atas yang selalu ketakutan ada Covid,” kata Denny Siregar melalui akun Twitter miliknya, @Dennysiregar7, Sabtu (17/7).

Denny Siregar mengingatkan adanya potensi kemarahan rakyat kecil jika mengalami kelaparan gara-gara PPKM Darurat.

Karena itu, Denny meminta tolong kepada Presiden Jokowi agar segera membatalkan PPKM Darurat.

“Jeritan putus asanya mereka, bisa jadi meledaknya amarah. Perut lapar itu bisa membakar, pak. Tolonglah, batalkan PPKM Darurat,” tandas Denny.

Teddy Gusnaidi Tak Setuju PPKM Darurat Dihentikan

Lainnya hal dengan Teddy Gusnaidi. Mantan Dewan Pakar PKPI yang juga dikenal sebagai pendukung Jokowi ini tidak setuju PPKM Darurat dihentikan.

“Ada desakan PPKM Darurat tidak diperpanjang. Tapi tidak ada satupun yang memberikan solusi, apa yang harus dilakukan jika PPKM Darurat tidak diperpanjang? Semuanya hanya menuntut tanpa ada solusi,” kata Teddy melalui akun Twitter miliknya, @TeddyGusnaidi, Sabtu (17/7).

“PPKM Darurat diterapkan saja banyak yang masih liar, gimana jika tidak diterapkan?,” cetusnya.

Saat ini, kata Teddy, bukan waktunya berlomba-lomba siapa yang teriak paling kencang atas nama rakyat kecil agar PPKM Darurat dihentikan.

“Saat ini waktunya kita mendukung pemerintah dengan memberikan solusi bgmn ekonomi dan kedaruratan berjalan beriringan. Karena saat ini kondisinya memang darurat,” jelasnya.

“Jangan malah kondisi darurat tapi penanganannya tidak darurat, yang jadi korban ujungnya rakyat kecil juga. Hanya karena ingin dibilang membela rakyat kecil, tapi nyatanya malah menjerumuskan rakyat kecil. Membiarkan mereka dalam bahaya demi mendapatkan pujian. Itu salah,” tambah Teddy.

Teddy khawatir jika PPKM Darurat dihentikan, penularan Covid-19 akan semakin menyebar.

“Faktanya saat ini virus corona menyebar dengan dahsyat. Banyak yang tetap tidak peduli dan melakukan pelanggaran sehingga virus makin menyebar. Tetangga, saudara, sahabat dan orang-orang terdekat kita meninggal karena covid. Sudah sejelas itu lalu kalian bilang cabut aturan darurat?,” pungkas Teddy Gusnaidi. (one/pojoksatu)

Loading...