Titik Penyekatan Jalur Masuk Bandung Bakal Diperluas, Syarat Masuknya, Tunjukan Kartu Ini..

Kemacetan panjang di Pos Penyekatan Kedungwaringi Bekasi terjadi setelah satu jam diberlakukan penyekatan pemudik, Selasa (11/5/2021). Foto: Adika/PojokBekasi.com
Kemacetan panjang di Pos Penyekatan Kedungwaringi Bekasi terjadi setelah satu jam diberlakukan penyekatan pemudik, Selasa (11/5/2021). Foto: Adika/PojokBekasi.com

POJOKSATU.id, BANDUNG- Polrestabes Bandung melakukan penyekatan di pintu masuk kota Bandung, di bundaran Cibiru.


Polisi rencananya akan memperluas titik penyekatan jalur masuk ke Kota Bandung.

Dalam penyekatan ini, Polrestabes Bandung mulai berlakukan pengecekan kartu vaksinasi bagi mereka yang ingin masuk ke kota Bandung.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, mengatakan, bahwa jika masyarakat tidak menunjukan kartu vaksin, polisi bakal menindak dengan tidak memperbolehkan masyarakat masuk ke kota Bandung.


“Masuk ke kota Bandung harus dilengkapi dokumen resmi diantara surat tugas dari perusahaan di bidang ensensial dan kritikal, kartu vaksinasi, swab antigen atau PCR,” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, saat meninjau penyekatan di Pos Polisi, Cibiru, Kota Bandung, Kamis (15/7/2021).

Ulung mengatakan penyekatan ini dilakukan untuk menekan mobilitas pergerakan masyarakat, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di masa PPKM Darurat, akibat melonjaknya kasus Covid-19.

Ulung mengimbau agar masyarakat yang berkerja di sektor non esensial tetap berada di rumah. Dia berharap tidak ada kegiatan masyarakat yang melanggar protokol kesehatan selama PPKM Darurat masih berlangsung.

“Jadi kami mohon bantuan dan kerja sama dari masyarakat ya dalam kita menekan penyebaran covid ini, masyarakat lebih baik di rumah saja tidak ada aktivitas apapun kecuali di rumah. Apabila memang ada yang dibutuhkan maka hubungi kami, jajaran TNI dan polri yang ada di wilayahnya masing-masing, kami siap membantu,” ucap dia.

Sementara itu, untuk perluasan penutupan jalan di Kota Bandung,yakni meliputi :

A. RING 1 Pusat Kota

Terdiri dari 16 ruas jalan :

1. Jalan Ottista (Pasar Baru)

2. Jalan Asia Afrika – Tamblong

3. Jalan Naripan – Tamblong

4. Jalan Braga

5. Jalan Banceuy – Asia Afrika

6. Jalan Lembong – Tamblong

7. Jalan Merdeka

8. Jalan Ir H Juanda (Cikago sampai Simpang Dago)

9. Jl. Purnawarman

10. Jalan Dipatiukur

11. Jalan Alun-alun Timur

12. Jl Asia Afrika – Jl Karapitan

13. Jl Asia Afrika – Jl Sunda

14. Jl Asia Afrika – Jl A Yani

15. Jl Asia Afrika – Jl Gatsu

16. Jl Lengkong Kecil – Lengkong Besar

Ket : penutupan jalan ruas jalan lain dapat diberlakukan insidentil sesuai kebutuhan

B. RING 2 Sepanjang Lingkar

Terdiri dari 17 ruas jalan (hanya kaki simpang yg menuju ke pusat kota) :

1. Jalan Ahmad Yani – Martadinata

2. Jalan Gatsu – Pelajar Pejuang 45

3. Jalan Talaga Bodas – Pelajar Pejuang 45

4. Jalan Lodaya – Pelajar Pejuang 45

5. Jalan Buahbatu – Pelajar Pejuang 45

6. Jalan Sriwijaya – Pelajar Pejuang 45

7. Jalan M Ramdhan – Pelajar Pejuang 45

8. Jalan Moch Toha – Pelajar Pejuang 45

9. Jalan Ottista – BKR

10. Jalan Kopo – Peta

11. Jalan Pasirkoja – Peta

12. Jalan Jamika – Peta (Simpang 5 B)

13. Jl. Hos cokro – jl pajajaran

14. Jl. Pajajaran – Dr. Rum

15. Jl. Kebun Kawaung – jl hos Cokro

16. Jl kebonjati – Gardu Jati

17. Jl sudirman – Jl gardu jati (minyen)

C. RING 3 Sepanjang Soekarno Hatta dan Batas Kota Non Tol

(Penutupan hanya 1 ruas jalan|kaki simpang menuju pusat kota)

1. Simp. Jl. Soetta – Jl. Pasir Koja

2. Simp. Jl. Soetta – Jl. Kopo

3. Simp. Jl. Soetta – Jl. Moch. Toha

4. Simp. Jl. Soetta – Jl Buah Batu

5. Bundaran Cibiru (batas kota)

6. Cibeureum (batas kota)

7. Ledeng (batas kota)

Ring 1, 2 dan 3 ditutup mulai pukul 08.00 sampai 11.00 WIB. Dan ditutup kembali pada pukul 13.00 hingga 16.30 WIB. Sedangkan untuk malam hari penutupan jalan di ring 1,2 dan 3 dimulai pukul 18.00 hingga 06.00 WIB.

(rif/pojoksatu)